Sekda Kota Pontianak Amirullah Tekankan Kolaborasi Data Demi Perencanaan Lebih Akurat

Pemerintah Kota Pontianak menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Metadata dan Penerapan Standar Data Tahun 2026 di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak

Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
FOTO BERSAMA - Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah berfoto bersama para lurah. 

Ringkasan Berita:
  • Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kualitas pengelolaan data sektoral serta mendorong pemanfaatan data yang akurat dan terkini sebagai landasan dalam perumusan kebijakan.
  • Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan bahwa data memegang peranan penting dalam proses pengambilan keputusan di lingkungan pemerintah. Ia menyebutkan bahwa data yang digunakan harus memenuhi dua unsur utama, yakni valid dan terupdate. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Metadata dan Penerapan Standar Data Tahun 2026 di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak, Rabu 22 April2026.

Kegiatan ini difokuskan pada penguatan kualitas pengelolaan data sektoral serta mendorong pemanfaatan data yang akurat dan terkini sebagai landasan dalam perumusan kebijakan.

Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan bahwa data memegang peranan penting dalam proses pengambilan keputusan di lingkungan pemerintah. Ia menyebutkan bahwa data yang digunakan harus memenuhi dua unsur utama, yakni valid dan terupdate. 

"Data itu harus benar, dikeluarkan oleh lembaga yang kompeten, dan juga harus update atau sesuai kondisi terkini. Dua hal ini sangat penting agar kebijakan yang diambil tidak melenceng," ujarnya usai membuka kegiatan.

Ia juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar rutin mengumpulkan data secara berkelanjutan atau time series. Menurutnya, data yang tersedia tidak hanya dikumpulkan, tetapi juga perlu diolah dan dianalisis agar mampu menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.

"Kalau data dianalisis dengan baik, program yang dibuat akan lebih mudah menyasar kelompok yang membutuhkan," tambahnya.

Selain itu, Amirullah menekankan perlunya sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam penyediaan data. Kolaborasi ini dinilai penting untuk menjamin metode dan kualitas data yang dihasilkan sesuai dengan standar yang berlaku. Ia berharap kualitas data hingga tingkat kecamatan dan kelurahan semakin meningkat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga: Kenaikan LPG Non-Subsidi Dikeluhkan Warga Pontianak, Pengeluaran Ikut Naik

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak, Syamsul Akbar, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi program Satu Data Indonesia di tingkat kota. Ia menjelaskan bahwa setiap data yang dihasilkan perangkat daerah harus memenuhi prinsip standar data, dilengkapi metadata, serta dapat terintegrasi.

"Data yang kita hasilkan tidak hanya untuk kebutuhan internal pemerintah, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, seperti untuk penelitian, pendidikan, hingga pengembangan aplikasi," jelasnya.

Ia juga mengakui bahwa selama ini masih terdapat kendala dalam penyediaan metadata dan penerapan standar data yang belum optimal. Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas perangkat daerah dalam mengelola data dapat semakin meningkat.

Dalam kesempatan tersebut, turut diluncurkan pencanangan program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) Tahun 2026 di tiga wilayah, yakni Kelurahan Benua Melayu Darat, Benua Melayu Laut, dan Batulayang. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya sadar data hingga ke tingkat kelurahan.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Pontianak, Dody Saputro, menegaskan bahwa data merupakan aset strategis yang harus dikelola dengan baik. Ia menilai kualitas data hanya dapat terwujud melalui kerja sama antara BPS sebagai pembina data, Diskominfo sebagai wali data, serta perangkat daerah sebagai produsen data.

"Kalau data tidak disusun dengan standar yang benar, maka hasilnya bisa bias dan tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal. Karena itu, kita harus bersama-sama membangun data yang berkualitas," ungkapnya.

Dody juga menyatakan kesiapan BPS dalam memberikan pendampingan kepada perangkat daerah, termasuk melalui program pembinaan statistik sektoral. Ia menilai pembinaan hingga ke tingkat kelurahan menjadi faktor penting dalam menghasilkan data yang akurat dan representatif.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas data sektoral semakin meningkat, sehingga mampu mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat, terarah, dan berbasis bukti," tutupnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved