Wabup Ketapang Minta Perumda Tirta Pawan Benahi Layanan dan Tekan Kebocoran Air
Jamhuri Amir, S.H menegaskan pentingnya kinerja profesional dan pelayanan maksimal dalam pengelolaan Perumda Air Minum Tirta Pawan.
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Kinerja serta Tata Kelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Pawan di Ruang Rapat Kantor Bupati Ketapang, Selasa 5 Mei 2026.
- Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang memastikan sejumlah poin penting, di antaranya peningkatan pelayanan publik, perbaikan kinerja perusahaan, serta dorongan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, S.H menegaskan pentingnya kinerja profesional dan pelayanan maksimal dalam pengelolaan Perumda Air Minum Tirta Pawan.
Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Kinerja serta Tata Kelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Pawan di Ruang Rapat Kantor Bupati Ketapang, Selasa 5 Mei 2026.
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Ketapang memastikan sejumlah poin penting, di antaranya peningkatan pelayanan publik, perbaikan kinerja perusahaan, serta dorongan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Jamhuri menyebut, dengan jumlah pelanggan yang terus bertambah, Perumda Tirta Pawan dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari kapasitas produksi hingga upaya menekan tingkat kebocoran air atau Non-Revenue Water (NRW) yang masih berada di atas standar nasional.
Menurutnya, kondisi tersebut harus segera dibenahi melalui langkah konkret dan terukur agar pelayanan air bersih dapat semakin baik, merata, dan terpercaya bagi masyarakat.
Baca juga: 5 Destinasi Wisata Unggulan di Matan Hilir Utara Ketapang yang Wajib Dikunjungi
"Perumda Air Minum harus hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan, tetapi sebagai perusahaan yang sehat, profesional, dan memberi kontribusi nyata bagi daerah," ujarnya.
Jamhuri juga menegaskan, tidak boleh lagi ada pola pikir yang mengabaikan aspek untung dan rugi dalam pengelolaan perusahaan daerah.
"Tidak boleh lagi ada pola pikir untung atau rugi tidak penting. Setiap kinerja harus berdampak, setiap masalah harus teridentifikasi jelas, dan pelayanan air bersih sebagai kebutuhan dasar masyarakat harus terus ditingkatkan agar Perumda benar-benar dipercaya dan menjadi sumber pendapatan daerah," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!
| 13 Penerbangan Siap Antarkan Jemaah Calon Haji dari Bandara Supadio Pontianak Menuju Makkah |
|
|---|
| Marak Terjadi Cyber Bullying, Kadiskominfo Sambas Dorong Penguatan Literasi Digital |
|
|---|
| Pengangguran Kalbar per Februari 2026 Bertambah 15 Ribu Orang! |
|
|---|
| Gereja Katolik Stefanus Martir Sebandang Desa Lumut Sanggau Diresmikan |
|
|---|
| Dirjen AHU Widodo : KUHP Baru Lebih Progresif, Utamakan Pendekatan Edukatif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/perusahaan-serta-kontribusi-terhadap-PAD.jpg)