Pasokan Tak Menentu, Stok Gas 3 Kg Sering Habis di Pangkalan
Stok gas elpiji 3 kilogram di salah satu pangkalan kerap habis dalam waktu singkat setiap kali pasokan datang.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Warga bahkan terkadang mengantre hingga malam hari ketika pasokan gas baru tiba pada malam hari demi mendapatkan gas subsidi tersebut.
- Pemilik pangkalan gas, Fatima, mengatakan setiap kali pasokan datang, tabung gas langsung habis pada hari yang sama karena tingginya permintaan masyarakat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Stok gas elpiji 3 kilogram di salah satu pangkalan kerap habis dalam waktu singkat setiap kali pasokan datang.
Warga bahkan terkadang mengantre hingga malam hari ketika pasokan gas baru tiba pada malam hari demi mendapatkan gas subsidi tersebut.
Pemilik pangkalan gas, Fatima, mengatakan setiap kali pasokan datang, tabung gas langsung habis pada hari yang sama karena tingginya permintaan masyarakat.
"Jumat kemarin ada datang, tapi langsung habis. Mereka antre, kalau ada datang ambil satu orang satu, kadang dua, jadi langsung habis hari itu datang makanya stoknya tidak ada lagi," ujarnya saat ditemui pada Senin, 30 Maret 2026.
Ia menjelaskan, jadwal kedatangan gas tidak menentu, meskipun biasanya pasokan datang pada hari Selasa atau Jumat.
Namun, waktu kedatangannya sering tidak pasti sehingga warga harus menunggu.
"Untuk datangnya lagi kapan tidak tahu karena tidak tentu, tapi kadang hari Selasa atau Jumat dia datang. Datangnya juga tiba-tiba, makanya ada orang yang sampai nitip tabung di sini, jadi nanti kalau ada datang mereka langsung ambil antre," katanya.
Baca juga: Harga BBM Non-Subsidi di SPBU Paris 2 Pontianak Masih Stabil
Dalam satu kali pengiriman, pangkalan biasanya menerima sekitar 100 hingga 120 tabung gas.
Namun jumlah tersebut masih belum mencukupi kebutuhan warga di sekitar pangkalan.
Fatima juga menceritakan, menjelang Idulfitri lalu, pasokan gas sempat terlambat datang karena kemacetan di jalan tol, sehingga warga harus menunggu hingga malam hari.
"Waktu mau Idulfitri kan macet di tol, jadi ditunggu sampai malam. Kemarin itu ditunggu jam 19.00 WIB baru sampai di sini. Orang-orang sudah nunggu di luar, bolak-balik dikira tidak jadi datang, rupanya datang jam 21.00 WIB, jadi masih antre orang malam-malam," ungkapnya.
Meski sering terjadi antrean, Fatima memastikan harga gas elpiji 3 kilogram di pangkalannya masih sesuai harga yang ditetapkan, yakni Rp18.500 per tabung.
"Untuk harga masih sama saat ini Rp18,5 ribu. Kalau untuk sekarang sih masih normal stoknya karena Jumat kemarin masih ada datang," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Kecamatan Ngabang : Jantung Ekonomi dan Pusat Kemajuan Kabupaten Landak |
|
|---|
| Terduga Pencuri Helm dan Mangga Diamankan, Warga Mengaku Resah Maraknya Aksi Pencurian |
|
|---|
| Ria Norsan Ajak Masyarakat Hidupkan Nilai Pancasila Menuju Indonesia Emas 2045 |
|
|---|
| Pemprov Kalbar Imbau Stabilitas Harga Sawit di Tengah Wacana Ekspor Satu Pintu |
|
|---|
| 4 Channel TVRI Tersedia, Didukung 9 Titik Pemancar di Kalbar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/mengantre-untuk-mendapatkannya.jpg)