Kasus Diabetes Genetik pada Anak Muda Dipetakan, Ini Penjelasan Dokter Spesialis
Kementerian Kesehatan saat ini tengah melakukan pemetaan genetik pada pasien diabetes usia muda di Indonesia.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Upaya ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar prevalensi diabetes tipe lain yang bersifat genetik, salah satunya Maturity Onset Diabetes of the Young (MODY).
- Ia menerangkan bahwa saat ini pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sedang melakukan penelitian dengan memetakan faktor genetik pada pasien diabetes usia muda di berbagai daerah di Indonesia.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak, dr. Amanda Trixie, yang juga konsultan endokrin, metabolik, dan diabetes, mengungkapkan bahwa Kementerian Kesehatan saat ini tengah melakukan pemetaan genetik pada pasien diabetes usia muda di Indonesia.
Upaya ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar prevalensi diabetes tipe lain yang bersifat genetik, salah satunya Maturity Onset Diabetes of the Young (MODY).
"Nah sekarang tuh Kemenkes lagi bagus lho, jadi DM tipe lain tuh salah satunya adalah MODY. Jadi MODY itu diabetes yang diturunkan secara genetik karena ada masalah di gen-gennya gitu ya, di pankreasnya," jelas dr. Amanda saat diwawancarai tribunpontianak.co.id, Minggu 15 Februari 2026.
Ia menerangkan bahwa saat ini pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sedang melakukan penelitian dengan memetakan faktor genetik pada pasien diabetes usia muda di berbagai daerah di Indonesia.
"Sekarang Kemenkes itu sedang membuka, kita sedang melakukan mapping genetik terhadap pasien-pasien diabetes usia muda khususnya di Indonesia untuk ngeliat nih, berapa banyak sih prevalensi yang DM tipe lain, MODY ini," ujarnya.
Menurutnya, penegakan diagnosis diabetes jenis MODY tidak mudah karena membutuhkan pemeriksaan genetik yang lebih mendalam dibandingkan pemeriksaan diabetes pada umumnya.
"Karena memang penegakan diagnosis DM tipe lain MODY ini susah ya, karena harus pemeriksaan genetik," katanya.
Baca juga: Kenali Gejala Diabetes, Dokter RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak Jelaskan Tanda 3P
Ia juga menambahkan bahwa di masyarakat masih sering muncul istilah seperti diabetes basah dan diabetes kering, padahal istilah tersebut sebenarnya merujuk pada kondisi komplikasi yang dialami pasien.
"Nah kadang-kadang ada juga yang orang awam tuh suka bilangnya diabetes basah, diabetes kering. Nah sebenernya itu tergantung ke komplikasi. Yang mengganggu pasien itu sebenernya bukan gula darahnya yang tinggi, tetapi akibat gula darah itu menyebabkan komplikasi," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Asisten Deputi Menko Bidang Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan Pantau Potensi Perbatasan Paloh |
|
|---|
| DPRD Kubu Raya Minta BGN Lakukan Evaluasi Mengenai Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang |
|
|---|
| Dugaan Keracunan MBG di SDN 23 Sungai Ambawang, Dinkes Kubu Raya Lakukan Pemeriksaan Laboratorium |
|
|---|
| Bupati Sintang Tekankan Komunikasi dan Sinergi pada Sertijab Kepala Bapas Sintang |
|
|---|
| Saka Gin Ekspansi ke Pontianak: Definisikan Makna Premium Melalui Identitas Lokal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/diabetes-Minggu-15-Maret-2026.jpg)