Jelang Lebaran, Volume Sampah di Pontianak Diprediksi Naik hingga 20 Persen

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak memprediksi volume sampah akan meningkat signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri. 

Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
BERIKAN KETERANGAN - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, mengatakan peningkatan volume sampah sebenarnya sudah mulai terlihat sejak menjelang awal Ramadan, Minggu 15 Maret 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Kenaikan volume sampah diperkirakan mencapai 15 hingga 20 persen dibandingkan hari biasa.
  • Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, mengatakan peningkatan volume sampah sebenarnya sudah mulai terlihat sejak menjelang awal Ramadan.

TRIBUNPONTIANAK.CO,ID, PONTIANAK - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak memprediksi volume sampah akan meningkat signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri. 

Kenaikan volume sampah diperkirakan mencapai 15 hingga 20 persen dibandingkan hari biasa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Syarif Usmulyono, mengatakan peningkatan volume sampah sebenarnya sudah mulai terlihat sejak menjelang awal Ramadan.

"Antisipasi untuk petugas kebersihan sebenarnya H-2 sewaktu kita menghadapi bulan puasa itu sudah menunjukkan gejala kenaikan. Jadi kenaikan 5, 10 persen dan sebagainya. Nah ini mendekati lebaran sudah sampai 15-20 % jumlahnya," ujarnya saat diwawancarai tribunpontianak.co.id, Minggu 15 Maret 2026.

Ia menjelaskan, rata-rata volume sampah harian di Kota Pontianak sekitar 411 ton. Namun saat momentum Lebaran, jumlah tersebut diperkirakan meningkat hingga sekitar 450 ton per hari.

"Jadi kalau rata-rata 411, ini bisa-bisa sudah 450 ton lebaran ini. Nah kami jadi terpaksa menambah tadi jumlah lembur, jumlah ritasi, jumlah angkutan," jelasnya.

Untuk mengatasi lonjakan tersebut, DLH juga terpaksa meminjam alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum karena volume sampah yang meningkat tidak lagi dapat ditangani secara maksimal dengan tenaga manusia saja.

Baca juga: Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pontianak Naik, Gula hingga Telur Alami Kenaikan

"Nah sampai-sampai kami harus minjam alat berat dari PU ini. Karena sudah tidak mampu lagi tenaga manusia, jadi jumlah sudah terlalu besar," katanya.

Ia memastikan para petugas kebersihan tetap bersiaga hingga malam takbiran guna memastikan kebersihan kota tetap terjaga.

"Insya Allah petugas tetap siaga sampai malam lebarannya. Jadi malam lebaran itu kami minta kepada masyarakat kalau membuang sampah itu sampai jam 3 subuh saja. Karena di atas jam 3 subuh petugas mungkin sudah pulang. Mungkin mereka juga mau sholat ied dan sebagainya," tuturnya.

DLH juga meminta masyarakat mematuhi batas waktu pembuangan sampah agar proses pengangkutan dapat berjalan lancar.

"Jadi kami minta kepada masyarakat tolong buang sampah kalau pada malam lebaran itu sampai jam 3 subuh. Supaya jam 3 subuh selesai, kami jamin selesai. Nah setelah itu tidak ada petugas lagi, jadi tidak ada sampah di jalan maupun di TPS," ungkapnya.

Saat ini DLH Kota Pontianak memiliki 42 armada pengangkut sampah yang akan dimaksimalkan untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah selama periode Lebaran.

"Jumlah armada kami semuanya 42. Nah dengan kondisi seperti ini, dengan kenaikan 20 % , berarti 20?ripada 42 itu harus kami siapkan," pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved