Harga Emas

Pasca Perang Amerika-Iran, Harga Emas Tembus Rp3,1 Juta per Gram di Pontianak

Menjelang Idulfitri, Doni memprediksi pergerakan harga emas tidak akan mengalami perubahan yang terlalu besar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Tri Pandito Wibowo
HARGA EMAS - Doni saat menunjukkan emas Logam Mulia, di Mall Matahari, Jalan Jendral Urip, Kota Pontianak, Senin, 9 Maret 2026. Saat ini harga emas Antam di kisaran Rp3,1 juta per gram, Meski sempat naik pasca perang Amerika-Iran, saat ini harga kembali turun. 
Ringkasan Berita:
  • Penjual emas di Pontianak, Doni, mengungkapkan harga emas sempat mengalami kenaikan cukup tajam ketika konflik tersebut mulai memanas. 
  • Ia menjelaskan, harga emas Antam sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.370.000 lebih per gram. Sementara saat ini harga emas berada di kisaran Rp3.145.000 per 1 gram.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Harga emas di Pontianak sempat mengalami kenaikan saat awal pecahnya perang Amerika-Iran, namun dalam beberapa hari terakhir mulai menurun dengan aktivitas jual beli masyarakat yang masih relatif seimbang.

Penjual emas di Pontianak, Doni, mengungkapkan harga emas sempat mengalami kenaikan cukup tajam ketika konflik tersebut mulai memanas. 

Namun dalam dua hingga tiga hari terakhir, harga emas mulai menunjukkan penurunan.

“Waktu mulai perang, harga emas naik cukup menanjak. Tapi dua sampai tiga hari terakhir ini mulai agak menurun,” ujar Doni pada Senin, 9 Maret 2026.

Ia menjelaskan, harga emas Antam sebelumnya sempat menyentuh kisaran Rp3.370.000 lebih per gram. Sementara saat ini harga emas berada di kisaran Rp3.145.000 per 1 gram.

Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 10 Maret 2026 Naik, 1 Gram Tembus Rp 3.047.000

Menurut Doni, aktivitas jual beli emas di masyarakat saat ini masih relatif seimbang. Meski demikian, ia menilai jumlah pembeli sedikit lebih banyak dibandingkan penjual.

“Saya pikir masih seimbang antara yang menjual dan membeli. Mungkin yang membeli sedikit lebih banyak, tapi tidak terlalu signifikan,” katanya.

Menjelang Idulfitri, Doni memprediksi pergerakan harga emas tidak akan mengalami perubahan yang terlalu besar. 

Menurutnya, transaksi masih berjalan normal, terutama bagi masyarakat yang memiliki dana untuk membeli.

“Saya pikir jelang Idulfitri pergerakannya masih biasa saja, tidak terlalu signifikan. Bagi yang punya uang tentu masih akan belanja,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, saat ini masyarakat lebih banyak membeli perhiasan dibandingkan logam mulia. 

Hal tersebut dipengaruhi suasana menjelang hari raya, di mana masyarakat cenderung membeli perhiasan untuk digunakan.

“Kalau masyarakat lebih banyak membeli perhiasan. Biasanya menjelang Idulfitri mereka ingin tampil lebih bahagia. Sementara logam mulia umumnya dibeli untuk investasi,” jelas Doni. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved