Pontianak Perkuat Program Bangga Kencana untuk Maksimalkan Bonus Demografi

Pemerintah Kota Pontianak terus memperkuat Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana)

Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
FOTO BERSAMA - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono foto bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji di Aula PMI Kalbar, Sabtu 7 Maret 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Menurutnya, kunjungan Menteri menjadi kesempatan penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat program pembangunan keluarga dan pengendalian penduduk.
  • Saat ini Kota Pontianak memiliki jumlah penduduk sekitar 693 ribu jiwa. 
  • Dari jumlah tersebut, sekitar 69,12 persen berada pada usia produktif sehingga menandakan Pontianak sedang berada pada fase bonus demografi yang perlu dikelola secara optimal agar memberi dampak positif terhadap pembangunan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak terus memperkuat Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) sebagai upaya memaksimalkan bonus demografi yang tengah dialami daerah tersebut, Sabtu 7 Maret 2026.

Menurutnya, kunjungan Menteri menjadi kesempatan penting untuk mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat program pembangunan keluarga dan pengendalian penduduk.

Saat ini Kota Pontianak memiliki jumlah penduduk sekitar 693 ribu jiwa. Dari jumlah tersebut, sekitar 69,12 persen berada pada usia produktif sehingga menandakan Pontianak sedang berada pada fase bonus demografi yang perlu dikelola secara optimal agar memberi dampak positif terhadap pembangunan.

Dalam pelaksanaan program Bangga Kencana, pasangan usia subur (PUS) menjadi salah satu kelompok prioritas. Berdasarkan data Sistem Informasi Keluarga (SIGA) tahun 2025, jumlah pasangan usia subur di Kota Pontianak mencapai sekitar 76.971 pasangan yang tersebar di enam kecamatan.

"Kelompok ini menjadi sasaran utama pelayanan keluarga berencana, edukasi kesehatan reproduksi, serta pembinaan ketahanan keluarga," jelasnya.

Pemerintah Kota Pontianak juga terus meningkatkan cakupan pelayanan KB aktif serta mendorong penggunaan metode kontrasepsi yang efektif dan berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan jumlah penduduk dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Di tingkat wilayah, saat ini terdapat 29 Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) yang tersebar di 29 kelurahan di Kota Pontianak. Kampung KB menjadi pusat integrasi berbagai program pembangunan keluarga, mulai dari pembinaan keluarga, penguatan ekonomi hingga peningkatan kesehatan dan kualitas lingkungan masyarakat.

Selain itu, penguatan basis data kependudukan terus dilakukan melalui pengembangan Rumah Data Kependudukan di wilayah Kampung KB agar intervensi program dapat dilaksanakan lebih tepat sasaran berbasis data keluarga.

Baca juga: Investor Pasar Modal di Kalbar Tembus 258 Ribu, Didominasi Generasi Muda

Saat ini Kota Pontianak memiliki 19 penyuluh keluarga berencana, enam di antaranya akan memasuki masa purna tugas. Selain itu terdapat 91 Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari tenaga kesehatan, kader PKK dan kader KB dengan total 273 orang. 

"Mereka adalah garda terdepan yang melakukan pendampingan keluarga secara langsung melalui pendekatan siklus hidup, mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, keluarga dengan balita hingga keluarga lansia," katanya.

Sepanjang tahun 2025, sebanyak 8.553 keluarga berisiko stunting di Kota Pontianak telah mendapatkan pendampingan dari Tim Pendamping Keluarga.

Melalui dukungan pemerintah pusat dan penguatan kapasitas tenaga lapangan, Wali Kota berharap pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kota Pontianak semakin optimal dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved