Bermula dari Hobi, Komunitas Sepeda Ini Aktif Gowes Keliling Kota

Rian menegaskan Puake Cycling terbuka untuk umum tanpa syarat tertentu dan tidak memiliki perbedaan khusus dengan komunitas lainnya

Tayang:
Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
FOTO BERSAMA - Foto kegiatan yang dilakukan oleh Puake Cycling, komunitas pengguna sepeda khususnya fixgear yang terbentuk sejak 2023, Sabtu 28 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Andrian Arsyada yang akrab disapa Rian, Admin Media Sosial Puake Cycling mengungkapkan bahwa komunitas ini berawal dari pertemuan sejumlah pecinta sepeda.
  • Untuk jumlah kita tidak menentu, saat ini kisaran 20 saja. Namun ketika kita bikin event itu pesertanya bisa melebihi 50 peserta.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Komunitas sepeda di Kota Pontianak terus tumbuh seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat, Sabtu 28 Februari 2026

Salah satunya Puake Cycling, komunitas pengguna sepeda khususnya fixgear yang terbentuk sejak 2023.

Andrian Arsyada yang akrab disapa Rian, Admin Media Sosial Puake Cycling mengungkapkan bahwa komunitas ini berawal dari pertemuan sejumlah pecinta sepeda.

“Sejak 2023, kebetulan di tahun itu ketemu teman-teman dengan latar belakang dan rentang umur yang berbeda tapi menyukai satu hobi yang sama yaitu sepeda, khususnya fixgear,” ujarnya. 

Untuk jumlah anggota, Rian menyebut tidak ada angka pasti.

“Untuk jumlah kita tidak menentu, saat ini kisaran 20 saja. Namun ketika kita bikin event itu pesertanya bisa melebihi 50 peserta,” katanya.

Hari Ini Musyawarah Wilayah ke IX DPW PPP Kalbar Digelar

Dalam aktivitasnya, Puake Cycling memiliki agenda rutin mingguan hingga bulanan.

“Untuk harian kita ada Raboo-Raboo yang diadakan setiap hari Rabu dan di weekend pagi kita ada Gocapan, gowes cari sarapan. Selain itu event bulanan kita ada Indonesia Critical Mass (ICM) setiap hari Jumat di akhir bulan tersebut. Untuk rutenya biasanya kita dalam kota saja,” jelasnya.

Rian menegaskan Puake Cycling terbuka untuk umum tanpa syarat tertentu dan tidak memiliki perbedaan khusus dengan komunitas lainnya karena sama-sama pengguna sepeda dan pengguna jalan.

Menurutnya, manfaat bersepeda tidak hanya soal kesehatan fisik, tetapi juga menjadi sarana melepas penat.

“Manfaat dari kesehatan pastinya. Selain itu bagi saya bersepeda juga sebagai melepas lelah ketika kita ada kerjaan atau hal lainnya. Sepeda menjadi solusi dan juga dengan ketemu orang-orang baru saya mendapat banyak wawasan dan bersosialisasi dengan orang banyak yang tidak saya dapatkan di lingkungan kerja,” ungkap Rian.

Menurutnya, tidak ada tantangan khusus yang harus dijaga karena bersepeda merupakan sebuah keinginan sehingga kapan pun dan di mana pun seseorang ingin bersepeda semuanya kembali pada individu masing-masing. 

Ia pun berharap masyarakat semakin gemar bersepeda dan memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia.

“Harapan mulai hari ini mari kita bersepeda, agar infrastruktur yang sudah dibuat pemerintah bisa kita gunakan sebagaimana mestinya dan semoga sepeda juga dapat dilihat sebagai kendaraan utama,” tutupnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved