Warga Inginkan Lebih Banyak Taman dan Wisata Edukasi di Pontianak

Ke depan, pemerintah perlu memperhatikan arus lalu lintas di beberapa titik seperti di Jembatan Kapuas 1 dan Jalan Panglima Aim, termasuk

Penulis: Ayu Nadila | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
NILAI PEMIMPIN - Seorang warga, Dian yang tinggal dikawasan Paris 2 ( Parit Haji Husin II) memberikan penilaian terhadap kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak dalam beberapa waktu terakhir. Mereka menilai pembangunan infrastruktur di Kota Pontianak menunjukkan perkembangan, meski masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi, Kamis 19 Februari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Dian, warga kawasan Paris 2 ( Parit Haji Husin II) , menilai Kota Pontianak semakin berkembang, terutama dari sisi penataan trotoar dan penerangan jalan.
  • Ia juga mengapresiasi peningkatan penerangan jalan yang dinilai berdampak pada kenyamanan dan keamanan masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sejumlah warga memberikan penilaian terhadap kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak dalam beberapa waktu terakhir.

Mereka menilai pembangunan infrastruktur di Kota Pontianak menunjukkan perkembangan, meski masih ada sejumlah hal yang perlu dibenahi.

Dian, warga kawasan Paris 2 ( Parit Haji Husin II) , menilai Kota Pontianak semakin berkembang, terutama dari sisi penataan trotoar dan penerangan jalan.

"Selama kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota Pontianak, saya merasakan kota ini semakin berkembang. Trotoar yang dibangun mempercantik struktur jalan, apalagi seperti di Sungai Raya Dalam, trotoar yang dihias bisa menarik masyarakat untuk mampir dan berswafoto," ujarnya saat diwawancarai tribunpontianak.co.id, Kamis 19 Februari 2026.

Ia juga mengapresiasi peningkatan penerangan jalan yang dinilai berdampak pada kenyamanan dan keamanan masyarakat.

"Untuk penerangan jalan sekarang sudah lebih diperhatikan. Berkurangnya jalanan yang gelap tentu mempengaruhi rasa aman masyarakat yang melintas," tambahnya.

Ke depan, Dian berharap Pemerintah Kota Pontianak dapat memperbanyak ruang terbuka hijau dan taman sebagai tempat bersantai warga.

Pemkot Pontianak Pantau Distributor hingga Ritel, Jamin Stok Aman Jelang Lebaran

"Harapannya, kota ini punya lebih banyak tempat yang bisa disinggahi untuk bersantai. Taman-taman seperti di Bundaran Gaia bisa diperbanyak. Taman UNTAN di sisi hutan juga bisa lebih dipercantik dan ditingkatkan penerangannya," katanya.

Sementara itu, Dafa, warga Sepakat 2, menilai sejumlah pembangunan infrastruktur justru menimbulkan kendala di lapangan. Ia mencontohkan sistem parkir otomatis di area pintu masuk kawasan kampus Universitas Tanjungpura (Untan).

"Pembangunan sistem parkir otomatis di area masuk Untan itu mengganggu kenyamanan berkendara. Karena ada antrean kendaraan roda dua dan roda empat, jadi sering terjadi kemacetan," ungkapnya.

Ia juga menilai beberapa proyek pembangunan yang sempat berjalan namun kemudian dihentikan terkesan kurang efektif.

"Beberapa yang dibangun sekarang ada yang dihentikan, jadi terlihat kurang efektif," tambahnya.

Dafa berharap pemerintah lebih memperhatikan kondisi arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan.

"Ke depan, pemerintah perlu memperhatikan arus lalu lintas di beberapa titik seperti di Jembatan Kapuas 1 dan Jalan Panglima Aim, termasuk melakukan pelebaran jalan," harapnya.

Hal senada disampaikan Novi, warga Imam Bonjol. Ia mengaku cukup menikmati fasilitas yang telah dibangun pemerintah, meski tidak mengikuti secara detail perkembangan kepemimpinan daerah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved