Awalnya Ikut-ikutan Teman, M Paris Andrio Ikuti Tren Joging Anak Muda

Tren joging yang tengah naik daun di kalangan anak muda Pontianak turut dirasakan M Paris Andrio (19).

Tayang:
Penulis: Peggy Dania | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
RUTIN JOGGING - M Paris Andrio (19), salah satu anak muda di Kota Pontianak, rutin melakukan joging mengikuti tren olahraga yang tengah diminati, Sabtu 7 Februari 2026.  
Ringkasan Berita:
  • Ia mengaku telah menekuni olahraga tersebut selama hampir tiga tahun.
  • Paris mengungkapkan, awal mula dirinya joging hanyalah karena ikut-ikutan teman.

TRIBUPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Tren joging yang tengah naik daun di kalangan anak muda Pontianak turut dirasakan M Paris Andrio (19).

Ia mengaku telah menekuni olahraga tersebut selama hampir tiga tahun.

“Saya termasuk rutin berolahraga, dalam satu minggu saya biasanya joging 5 kali dengan durasi setiap kali lari kurang lebih 35 menit hingga 1 jam setengah tergantung kondisi cuaca dan jadwal lari yang sudah di buat,” ujarnya kepada tribunpontianak.co.id, Sabtu 7 Februari 2026.

Paris mengungkapkan, awal mula dirinya joging hanyalah karena ikut-ikutan teman.

“Awal mulanya hanya iseng ikut-ikutan teman, tapi makin lama makin jadi kebiasaan rutin yang susah untuk di lewatkan dan makin kesini trend olahraga joging sedang naik daun seperti sekarang ini dimana anak muda lebih memilih untuk berolahraga,” ungkapnya.

Seiring rutin berolahraga, Paris juga mulai memahami pentingnya teknik joging yang benar untuk menjaga kondisi tubuh.

“Untuk yang pertama sudah pasti pemanasan, menjaga postur tubuh tegak dan rileks, mendarat di tengah kaki bukan tumit, mengatur napas tarik hidung atau hembus mulut,” jelasnya.

Baca juga: Tidak Perlu Biaya Mahal, Rusmiati Pilih Jogging untuk Jaga Kesehatan dan Lepas Stres

Meski mengapresiasi ruang terbuka hijau di Pontianak yang dinilainya sudah cukup baik Paris berharap kondisi joging track Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Pontianak bisa mendapat perhatian lebih.

“Saat ini ada beberapa bagian jalur yang rusak, tidak rata, retak, bahkan berlubang. Itu cukup berisiko buat pelari,” tambahnya.

Ia berharap perbaikan segera dilakukan agar masyarakat merasa lebih aman dan nyaman saat berolahraga. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved