Karhutla di Kalbar

Cegah Api Meluas ke Permukiman, BPBD Pontianak Fokus Patroli Wilayah Rawan

BPBD Kota Pontianak sejak pertengahan Januari 2026 telah menyiapkan langkah antisipasi guna mencegah kebakaran lahan dan hutan

Tayang:
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
ANTISIPASI KARHUTLA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak sejak pertengahan Januari 2026 telah menyiapkan langkah antisipasi guna mencegah kebakaran lahan dan hutan (karhutla), Rabu 28 Januari 2026. Kepala Pelaksana BPBD Kota Pontianak, R.M. Nasir, mengatakan pemantauan telah dilakukan sejak 15 Januari 2026 dengan menyasar delapan kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara, dan Pontianak Utara. 
Ringkasan Berita:
  • Kepala Pelaksana BPBD Kota Pontianak, R.M. Nasir, mengatakan pemantauan telah dilakukan sejak 15 Januari 2026 dengan menyasar delapan kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara, dan Pontianak Utara.
  • Ia menyebutkan, kondisi karhutla terparah tahun ini terjadi di wilayah Gang Masjid, Paris 2, Kecamatan Pontianak Selatan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak sejak pertengahan Januari 2026 telah menyiapkan langkah antisipasi guna mencegah kebakaran lahan dan hutan (karhutla). 

Upaya tersebut dilakukan dengan menyiapkan tim piket serta melaksanakan patroli rutin di sejumlah wilayah rawan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pontianak, R.M. Nasir, mengatakan pemantauan telah dilakukan sejak 15 Januari 2026 dengan menyasar delapan kelurahan yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pontianak Selatan, Pontianak Tenggara, dan Pontianak Utara.

"Sejak tanggal 15 Januari kemarin, BPBD sudah menyiapkan tim piket dan melakukan pemantauan atau patroli keliling ke beberapa kelurahan yang rawan terjadinya kebakaran lahan dan hutan," ujar Nasir kepada tribunpontianak.co.id, Rabu 28 Januari 2026.

Ia menyebutkan, kondisi karhutla terparah tahun ini terjadi di wilayah Gang Masjid, Paris 2, Kecamatan Pontianak Selatan.

"Tapi untuk tahun ini, kondisi yang paling parah itu di Gang Masjid, Gang Masjid Paris 2. Nah itu yang paling parah," jelasnya.

Menurut Nasir, penanganan karhutla dilakukan sesuai arahan Wali Kota Pontianak dengan mengedepankan langkah pencegahan agar api tidak meluas dan mendekati kawasan permukiman warga.

"Sesuai dengan arahan Pak Wali Kota, kita mengutamakan pencegahan. Jangan sampai melebar ataupun sampai dekat ke permukiman," katanya.

Baca juga: Karhutla di Kalbar Berpotensi Meningkat, DPRD Suriansyah : Perlu Tingkatkan Kesiapsiagaan

Selain upaya pemadaman dan pencegahan, BPBD juga berupaya menelusuri pelaku pembakaran lahan yang diduga dilakukan secara sengaja. Untuk itu, BPBD terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Kalau pun bisa, kita berupaya untuk menemukan pelakunya. Pelaku pembakaran memang kami duga ini dilakukan disengaja. Tapi kita selalu koordinasi dengan kepolisian, khususnya di Pontianak Selatan," pungkas Nasir. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved