PPDB SD Muhammadiyah 2 Pontianak Tembus 262 Pendaftar, Kuota Terbatas

Menurut Suhardi, antusiasme orang tua sudah terlihat bahkan sebelum pendaftaran resmi dibuka.

Tayang:
Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
SD MUHAMMADIYAH 2 - Suasana SD Muhammadiyah 2 Pontianak yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu 21 Januari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia PPDB SD Muhammadiyah, Suhardi, mengatakan pendaftaran murid baru telah dibuka sejak awal Januari dan akan ditutup pada awal Februari.
  • Ia menjelaskan, pada tahun ini pihak sekolah menerapkan sistem pendaftaran berbasis digital guna mempermudah orang tua calon siswa.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sebanyak 262 calon siswa telah mendaftar di SD Muhammadiyah 2 Pontianak dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2026–2027.

Jumlah tersebut melampaui kuota yang disediakan sekolah yakni empat kelas atau 160 siswa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus Ketua Panitia PPDB SD Muhammadiyah, Suhardi, mengatakan pendaftaran murid baru telah dibuka sejak awal Januari dan akan ditutup pada awal Februari.

“Untuk penerimaan, pendaftaran itu kita udah mulai di tanggal 5 Januari kemarin. Kemudian penutupannya kita insya Allah di 6 Februari kurang lebih sebulan,” katanya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu 21 Januari 2026

Ia menjelaskan, pada tahun ini pihak sekolah menerapkan sistem pendaftaran berbasis digital guna mempermudah orang tua calon siswa.

Pendaftar SMP Muhammadiyah 1 Kota Pontianak Capai 150 Siswa

“Alhamdulillah, kita tahun ini menggunakan pola lebih ke digitalisasi, yaitu pendaftaran online. Jadi kita ada link pendaftaran, sehingga orang tua itu dipermudah tidak harus ke sekolah. Kemudian segala perlengkapannya, tentunya juga kita udah share semua di media massa kita melalui tim IT kita,” ungkapnya.

Menurut Suhardi, antusiasme orang tua sudah terlihat bahkan sebelum pendaftaran resmi dibuka.

“Jadi, nampak sekali antusiasme orang tua. Bahkan ketika kita sosialisasikan sebelum tanggal 5 Januari itu, di Desember, itu udah ramai. Sampai saat ini, terakhir kemarin saya cek, itu kisaran yang daftar itu udah di angka 262,” ujarnya.

Ia menyebutkan, untuk tahun ajaran ini sekolah hanya membuka empat kelas dengan total kuota 160 siswa.

“Kita nerima 4 kelas, 160 orang. Ini masih ada beberapa hari ke depan, sekitar 2 minggu. Justru biasanya kalau pengalaman yang lalu-lalu, di akhir-akhir itu orang makin ramai biasanya,” ucapnya.

Terkait mekanisme pendaftaran, Suhardi mengatakan sementara ini pihak sekolah tetap memfokuskan pada sistem online.
Meski demikian, pihak sekolah tetap membantu jika ada kendala teknis.

“Ada kadang yang misalnya kendala transfer dan sebagainya, tapi teratasi dengan sendirinya. Karena kadang memang dari sisi mungkin ada yang sistem kita yang error misalnya, itu bisa paling satu hari,” kata Suhardi.

Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah pendaftar tahun ini mengalami peningkatan.

“Kalau tahun lalu itu 200-an juga, tapi sekitarnya 220-an, tak lebih dari itu. Sekarang Alhamdulillah sudah 260-an, berarti memang antusiasme lebih jauh tahun ini,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved