Banjir Akibatkan Travel Pontianak–Entikong Tidak Bisa Capai Perbatasan
Banjir yang merendam jalur menuju kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia membuat layanan travel rute Pontianak–Entikong tidak dapat mencapai tujuan
Penulis: Peggy Dania | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Salah seorang sopir travel, Ezi, mengatakan kendaraan tidak bisa melanjutkan perjalanan karena banjir.
- Ia menjelaskan, ketinggian air cukup bervariasi mulai dari setinggi betis hingga setinggi dada orang dewasa.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Banjir yang merendam jalur menuju kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia membuat layanan travel rute Pontianak–Entikong tidak dapat mencapai tujuan, Minggu 11 Januari 2026.
Salah seorang sopir travel, Ezi, mengatakan kendaraan tidak bisa melanjutkan perjalanan karena banjir.
“Tidak bisa lewat. Tidak sampai ke arah perbatasan karena banjir,” ujar Ezi.
Ia menjelaskan, ketinggian air cukup bervariasi mulai dari setinggi betis hingga setinggi dada orang dewasa.
“Bervariasi, di beberapa titik ada yang sebetis, ada yang sepinggang, bahkan ada yang sampai dada,” katanya.
Ezi yang sudah hampir empat tahun melayani rute Pontianak menuju Entikong mengatakan, sejak banjir terjadi kendaraan travel hanya bisa berhenti di beberapa titik sebelum kawasan yang terendam banjir.
“Biasanya sampai ke arah sana, tapi sekarang tidak bisa tembus,” ungkapnya.
Baca juga: Ketidakpastian Akibat Banjir, Belasan Penumpang Batalkan Tiket Bus Eva Ekspress
Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap operasional perjalanan dan usahanya sebagai penyedia jasa transportasi.
“Pasti berpengaruh, karena tidak sampai ke tujuan. Perjalanan jadi terganggu sehingga mobil kita inapkan ,” ucapnya.
Ia berharap banjir tersebut segera surut agar aktivitas perjalanan dan mobilitas masyarakat kembali normal.
“Mudah-mudahan cepat surut,” pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Jadwal Lengkap SPMB 2026 Tingkat SMA dan SMK Negeri di Kalimantan Barat |
|
|---|
| Kisah Naidi Petani Garam Dusun Ceremai Paloh Bangkit dari Kegagalan |
|
|---|
| Kisah Inspiratif, 20 Tahun Jualan Apam Mangkok di Pontianak, Izer Sekolahkan Anak hingga S2 |
|
|---|
| Polsek Samalantan dan Warga Bersinergi Bawa ODGJ yang Meresahkan ke RSJ untuk Penanganan Medis |
|
|---|
| Aliansi Buruh Kalbar Dorong Perda untuk Lindungi Pekerja Perkebunan Sawit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/perjalanan-akibat-ba.jpg)