Breaking News

Diskumdag Ungkap Pelaku Usaha Pengguna LPG 3Kg Sudah Diberi Peringatan

“Surat edaran Wali Kota juga sudah disiapkan oleh Ekbang (Ekonomi dan Pembangunan) terkait penggunaan gas LPG 3 kilogram,” jelasnya.

Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
BERI SAMBUTAN - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak, Ibrahim, mengungkapkan bahwa stok LPG 3kg terjaga menjelang Nataru, Rabu 10 Desember 2025. Ia mengungkapkan bahwa pelaku usaha yang menggunakan gas LPG 3 kilogram dan sempat viral di media sosial sudah ditindak lanjuti oleh Satpol PP Kota Pontianak, Minggu 21 Desember 2025. 
Ringkasan Berita:
  • Selain itu, Diskumdag Kota Pontianak juga melakukan koordinasi dengan Pertamina untuk menelusuri agen atau pangkalan yang menjual LPG 3 kg bersubsidi kepada pelaku usaha.
  • Ia mengatakan bahwa pihaknya juga membuka kemungkinan untuk turun langsung ke lapangan bersama Pertamina.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak, Ibrahim, mengatakan bahwa video yang memperlihatkan penggunaan gas LPG 3 kilogram bersubsidi oleh pelaku usaha dan viral di media sosial telah didatangi dan diberikan peringatan oleh Satpol PP Kota Pontianak.

“Sudah didatangi oleh Pol PP dan mereka sudah memberikan peringatan,” ujarnya kepada tribunpontianak.co.id, Minggu 21 Desember 2025.

Ia menyebutkan, surat edaran Wali Kota terkait penggunaan gas LPG 3 kilogram telah disiapkan.

Pemkot Pontianak Fokus pada Keamanan dan Ketertiban Jelang Natal & Tahun Baru

“Surat edaran Wali Kota juga sudah disiapkan oleh Ekbang (Ekonomi dan Pembangunan) terkait penggunaan gas LPG 3 kilogram,” jelasnya.

Selain itu, Diskumdag Kota Pontianak juga melakukan koordinasi dengan Pertamina untuk menelusuri agen atau pangkalan yang menjual LPG 3 kg bersubsidi kepada pelaku usaha.

“Kita koordinasi dengan Pertamina untuk mengetahui agen atau pangkalan yang menjual ke mereka. Agen atau pangkalannya minta Pertamina pencabutan izinnya,” tegasnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya juga membuka kemungkinan untuk turun langsung ke lapangan bersama Pertamina.

“Kita bisa ajak Pertamina turun langsung ke tempat penjual, agen, atau pangkalan. Bagian pengawasan Pertamina juga akan dilibatkan,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved