Karhutla Kalbar

Geram! Bupati Sujiwo Harap Pelaku Karhutla Segera Terungkap dan Ditangkap

Meski sebagian sudah berhasil dikendalikan, ia menegaskan bahwa kejadian ini merupakan kejahatan serius yang berdampak luas terhadap

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferlianus Tedi Yahya
KARHUTLA KALBAR - Bupati Kubu Raya, Sujiwo saat meinjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Jalan Sungai Raya Dalam ujung, Rabu 25 Maret 2026, kemarin. Harap aparat penegak hukum mampu ungkap pelaku pembakaran. 
Ringkasan Berita:
  • Ia menduga, banyaknya titik api yang muncul dalam waktu singkat bukan semata akibat faktor alam, melainkan dibakar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
  • Sujiwo mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir tercatat hingga 123 titik api, dan pada hari ini masih ditemukan 91 titik. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Bupati Kubu Raya, Sujiwo berharap aparat penegak hukum dalam hal ini pihak Kepolisian Polres Kubu Raya bisa segera mengungkap dan menangkap pelaku kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi.

Ia menduga, banyaknya titik api yang muncul dalam waktu singkat bukan semata akibat faktor alam, melainkan dibakar oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Kalau feeling saya, ini dibakar. Tidak mungkin ratusan titik itu terbakar semuanya secara alami,” katanya diwawancarai usai meninjau langsung lokasi karhutla di kawasan Sungai Raya Dalam, Kamis 26 Maret 2026.

Sujiwo mengungkapkan, dalam beberapa hari terakhir tercatat hingga 123 titik api, dan pada hari ini masih ditemukan 91 titik. 

Meski sebagian sudah berhasil dikendalikan, ia menegaskan bahwa kejadian ini merupakan kejahatan serius yang berdampak luas terhadap masyarakat.

Polres Kubu Raya Kembali Segel Lahan Karhutla di Serdam, Proses Penyelidikan Masih Berlanjut

“Saya mempunyai harapan besar pelaku ini tertangkap, kemudian diproses hukum. Ini kejahatan luar biasa karena dampaknya bukan hanya lahan terbakar, tetapi juga mengganggu perekonomian, kesehatan masyarakat, hingga aktivitas pendidikan,” paparnya.

Menurutnya, penanganan karhutla kali ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran swasta, hingga masyarakat peduli api (MPA). 

Upaya pemadaman bahkan tetap dilakukan di tengah suasana libur Lebaran.

Namun demikian, Sujiwo mengakui terdapat kendala di lapangan, terutama keterbatasan sumber air serta akses bagi armada pemadam menuju lokasi kebakaran.

“Kadang faktor alam juga menjadi tantangan. Ketika sumber air tidak ada dan armada tidak bisa masuk, kita sangat terbatas,” jelasnya.

Ia pun meminta aparat kepolisian untuk memaksimalkan upaya penyelidikan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada agar pelaku segera terungkap.

“Saya yakin masyarakat juga berharap pelaku ini segera ditangkap. Penegakan hukum harus dilakukan sebaik-baiknya sampai pelakunya ditemukan,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved