Kisah Haru Warga Tunawicara dan Sebatang Kara Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah oleh Bupati Sujiwo
Saat menerima informasi itu, Sujiwo langsung mendatangi lokasi dan melihat secara langsung kondisi warga yang sangat membutuhkan uluran
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Berbahan dasar papan, bangunan itu tampak usang dan lapuk. Bahkan sudah miring dan hampir roboh.
- Tak hanya itu, suasana semakin tampak memprihatinkan ketika mengetahui bahwa ia merupakan seorang janda yang tinggal sebatang kara dan tunawicara.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Kisah haru dan menyayat hati terpancar di Gang Sukun, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Di wilayah pemukiman warga itu, hiduplah seorang wanita bernama Serina yang usianya sudah menginjak angka 44 tahun.
Keberadaannya selalu menjadi sorotan warga sekitar yang selalu memberikan bantuan seadanya, mulai dari makanan, pakaian dan sebagainya.
Jangankan pekerjaan, rumah yang layak huni pun dia tak punya.
Bangunan sekira 3x4 meter itu menjadi saksi perjalanan hidup yang ia jalani.
Berbahan dasar papan, bangunan itu tampak usang dan lapuk. Bahkan sudah miring dan hampir roboh.
• Kronologi Lengkap Kecelakaan Maut di Depan Paskhas Kubu Raya yang Tewaskan Satu Anak 7 Tahun
Tak hanya itu, suasana semakin tampak memprihatinkan ketika mengetahui bahwa ia merupakan seorang janda yang tinggal sebatang kara dan tunawicara.
Videonya sempat viral di media sosial dan langsung direspons oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo.
Saat menerima informasi itu, Sujiwo langsung mendatangi lokasi dan melihat secara langsung kondisi warga yang sangat membutuhkan uluran tangan tersebut.
Tanpa berpikir panjang, Sujiwo pun langsung mengambil langkah konkret dan menghubungi beberapa rekan kerjanya untuk bersama-sama memberikan bantuan bedah rumah kepada ibu Serina.
"Hari ini saya kembali berkunjung melihat progres pembangunan rumahnya bu Serina ini. Target kita sebelum lebaran sudah harus selesai," kata Bupati Sujiwo, Senin 9 Maret 2026.
Ia pun mengaku sedih dan merasa bersalah, ketika mengetahui masih ada warganya yang hampir terabaikan ketika betul-betul membutuhkan uluran tangan.
"Ditengah kota dan rumah kiri kanannya bagus-bagus, sementara rumah ibu Serina memprihatinkan. Ini yang membuat saya sedih dan merasa berdosa," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RT setempat, Sahrian juga menjelaskan bahwa keadaan ibu Serina sangat memprihatinkan. Bahkan, untuk makan saja cukup kesulitan.
"Memang memprihatinkan, kadang makan itu dikasi sama tetangga karena hidup sendirian dan tidak kerja. Paling dia kerjakan apa yang disuruh oleh warga sekitar seperti bersih-bersih dan sebagainya," jelas Sahrian.
Bupati Kubu Raya Sujiwo
Sujiwo
Bupati Sujiwo
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Senin 9 Maret 2026
Kalbar
Kalimantan Barat
Kubu Raya
| Truk Pasir Mogok di Tanjakan Jembatan Kapuas I Saat Hindari Kendaraan Depan |
|
|---|
| 33 CJH Sintang Berangkat Haji, Ada yang Menunggu Sejak 2013 |
|
|---|
| Lepas 33 Calon Jamaah Haji, Ronny: Jaga Kekompakan dan Nama Baik Daerah |
|
|---|
| LPK Aprilla Gelar Pelatihan dan Sertifikasi BNSP Manajer Koperasi di Sintang |
|
|---|
| Poltekes Kemenkes Pontianak Serahkan Bantuan Septic-tank dan Komposter Ember Tumpuk di Sungai Raya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bupati-Kubu-Raya-Sujiwo-546dfghdfcg.jpg)