Anak Penderita Usus Buntu Asal Pemangkat dapat Operasi Gratis dari Program Sehat Satono-Rofi
Warga Desa Penjajab, Kecamatan Pemangkat itu selesai menjalani operasi, Kamis 24 Agustus 2023.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Seorang pasien anak bernama Ridho Arif Pandi (13) yang diagnosis usus buntu kini mulai membaik.
Warga Desa Penjajab, Kecamatan Pemangkat itu selesai menjalani operasi, Kamis 24 Agustus 2023.
"Terima kasih kami mengucapkan kepada Bapak Bupati Sambas Bapak Satono yang telah membuat agenda Prosesar, karena dengan ini warga yang kurang mampu bisa terbantu," ucap Nurhayati, ibu Ridho Arif Pandi.
Ridho, sapaan karibnya, mengalami demam selama empat hari sebelum ia dirawat di rumah sakit.
Ia mengeluh sakit di Pondok Pesantren tempatnya belajar.
"Anak saya baru berhasil menjalani operasi usus buntu. Sebelumnya mengeluh demam selama empat hari di sebuah pondok pesantren tempat ia belajar," kata Nurhayati.
• Cegah Barang Terlarang Masuk, Rutan Sambas Gandeng Aparat Geledah Kamar Hunian WBP
• Bupati Satono Minta Jajaran Pemkab Sambas Selalu Kompak Demi Kemajuan Daerah
Nurhayati berujar, anaknya itu dioperasi oleh Dokter Spesialis Bedah Dokter Mudip di Ruang Bedah RSUD Pemangkat Kabupaten Sambas, pada 22 Agustus 2023.
"Ia masuk rumah sakit 18 Agustus 2023 dengan keluhan demam di Pondok Pesantren tempatnya belajar. Kurang lebih 4 hari sebelum masuk rumah sakit," katanya.
Sang ibu, Nurhayati warga Desa Penjajab, Kecamatan Pemangkat bukanlah berasal dari kalangan mampu.
Anaknya Ridho itu dirawat dan menjalani operasi usus buntu dengan biaya ditanggung Pemkab Sambas.
Operasi Ridho menggunakan Program Sehat Satono-Rofi (Prosesar) yang merupakan layanan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu yang belum terdaftar jaminan kesehatan.
"Selama dirawat kami menggunakan program Bapak Bupati Sambas yaitu program Prosesar yang diberikan kepada pasien yang tidak mampu," tuturnya.
Nurhayati menjelaskan, anaknya saat ini dirawat di Ruang Bedah sampai dengan pasien dinyatakan sehat dan boleh menjalani perawatan di rumah.
"Setelah perawatan selesai pasien diusulkan untuk mendapatkan sebagai penerima bantuan iuran (PBI) APBD untuk mendapatkan BPJS Kesehatan yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Sambas," tuturnya.
(*)
Ikuti Terus Berita Terupdate Seputar Kalbar Hari Ini Di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Ridho-usai-menjalani-operasi-usus-buntu.jpg)