Ternyata, Ini Diagnosa Awal Dokter Terhadap Bocah Lumpuh di Sintang
Jadi ototnya memendek dikarenakan gizi buruk, terutama kaki kiri kanan tidak bisa diluruskan.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Ade M Djoen Sintang, dr Probo Suseno, Sp PD mengungkapkan diagnosa awal penyakit R (16) yang mengalami kelumpuhan di seluruh badan .
"Ini sebenarnya adalah gizi buruk, kita menyebutnya Kekurangan Energi Protein (KEP). Komplikasinya memang ada kelumpuhan, namun memang sejak usia lima tahun sudah mulai ada," ujarnya saat konferensi pers di Aula RSUD Ade M Djoen Sintang, Senin (26/3/2018) siang.
Lanjutnya, bahwa kelumpuhan ini dikarenakan kekurangan masa otot.
Jadi ototnya memendek dikarenakan gizi buruk, terutama kaki kiri kanan tidak bisa diluruskan.
Baca: Haru Warnai Sidang Putusan Hakim Pada Hamka Siregar
"Jadi strategi pengobatannya ada dua, pertama diatasi gizi buruknya (intervensi gizi) dan kedua perbaikan ruang gerak anggota badannya (fisiotherapi)," katanya.
Jika kemudian nanti intervensi gizi berhasil, masa otot bertambah, diharapkan R minimal mampu bergerak dan berjalan.
"Soal bisa disembuhkan atau tidak, kamu tidak bisa memastikan. Namun setidaknya bisa diperbaiki," sambungnya.
Menurutnya, penanganan penyakit yang dialami oleh R memang sudah sedikit terlambat sebab sudah sekitar 11 tahun dibiarkan tanpa mendapatkan pengobatan intensif.
"Karena tumbuh kembang punya massa keemasan, saya kira terlambat. Kalau mengejar sebayanya tentu tidak. Tapi paling tidak memperbaiki kualitas hidupnya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/konferensi-pers_20180326_222434.jpg)