PT KMM Buka Puasa Bersama Masyarakat Dusun Rebadan

Sebagai salah bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat yang berada di sekitar kebun kami

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFONS PARDOSI
Manajer PT KMM, David Saragih (kiri) mnyerahkan uang tunai kepada pengurus masjid di Dusun Rebadan, Desa Temoyok, Air Besar, LandakJumat (24/6/2016) sore. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - PT Kusuma Mentari Makmur (KMM) anak perusahaan dari Sampoeran Agro, memberikan bantuan uang kepada pengurus masjid yang berada di Dusun Rebadan, Desa Temoyok, Kecamatan Air Besar pada Jumat (24/6/2016) sore.

Dalam penyerahan bantuan uang tunai tersebut, sekaligus dilaksanakan buka puasa bersama antara pihak perusahaan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat. Dihadiri juga oleh sekcam, serta Kapolsek Air Besar.

Manajer PT KMM, David Saragih, menerangkan, dengan adanya bantuan melalui program CSR tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat. Terutama untuk keperluan di masjid atau pun perlengkapan masjid. "Kita mau ini berguna untuk masjid yang ada di sini," katanya.

David meminta, masyarakat tidak harus melihat dari berapa jumlahnya. "Memang ini tidak seberapa, tapi kita serahkan dengan ikhlas. Sebagai salah bentuk kepedulian kita terhadap masyarakat yang berada di sekitar kebun kami," katanya.

Sementara itu Kapolsek Air Besar, Iptu Sujiyanto dalam kesemptan tersebut menyampaikan masalah kamtibmas agar selalu dijaga oleh masyarakat. Selain itu ada beberapa hal yang memang harus diwaspadai dan antisipasi oleh masyarakat.

Di samping masalah kambtibmas, Kapolsek juga mengharapkan hubungan antara perusahaan dengan masyarakat harus ada sinergi. "Artinya harus ada sinergi kerjasama yang baik, yakni bisa saling menguntungkan antara masyarakat dan perusahaan," paparnya.

Karena menurut Sujiyanto, apabila tidak ada bersinergi antara perusahaan dengan masyarakat maka akan terjadi masalah sosial. "Kami dari kepolisian, sesuai dengan perintah Pak Presiden harus hadir hingga di ujung desa. Makanya kita harus bersama-sama bersinergi," terangnya

Lanjutnya lagi, saat ini juga yang harus diwaspadai masyarakat adalah bahaya laten komunis. Sehingga hal iti harus dihindari, demi keutuhan dan kehormatan bangsa. Berikutnya adalah masalah narkoba, karena saat ini narkoba sudah masuk sampai ke pelosok-pelosok.

"Kita juga minta masyarakat bisa melaporkan kepada pihak kepolisian, jika melihat akrifitas narkoba. Begitu juga masalah radikalisme seperti ISIS, mungkin kita di sini tidak ada ISIS. Tapi kita harus tetap waspada," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved