Hujan Lebat Rendam Terminal Antar Negara Kubu Raya Hari Ini, Ketinggian Air Capai 10-15 CM
"Kita berharap kejadian ini tidak menimbulkan gangguan terutama kemacetan,” kata Daniel.
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Syahroni
Ringkasan Berita:
- Hujan lebat menyebabkan Terminal Antar Negara Sungai Ambawang tergenang air setinggi 10 hingga 15 sentimeter, mengganggu akses keluar-masuk kendaraan dan aktivitas penumpang.
- BPBD Kalbar mengimbau masyarakat tetap waspada, sementara pengguna jasa berharap penanganan segera dilakukan agar kenyamanan dan keselamatan di terminal lebih terjamin.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA – Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Kubu Raya pada Selasa, 16 Juni 2026 pagi, menyebabkan Terminal Antar Negara di Kecamatan Sungai Ambawang tergenang air.
Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan air terlihat memenuhi halaman terminal dengan ketinggian mencapai sekitar 10 hingga 15 sentimeter.
Baca juga: Banjir hingga Kekeringan Mengintai, Gemawan Perkuat Peran Perempuan dalam Ketahanan Masyarakat
Air juga menggenangi area depan terminal dan meluas ke sejumlah ruas jalan yang menjadi akses utama keluar-masuk kendaraan.
Kondisi tersebut mengganggu aktivitas pengguna jasa transportasi yang hendak berangkat maupun tiba di terminal.
Sejumlah penumpang tampak harus berjalan melewati genangan untuk mencapai kendaraan yang akan mereka tumpangi.
Koordinator Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kalimantan Barat, Daniel, membenarkan adanya genangan di kawasan menuju Terminal Antar Negara Sungai Ambawang.
Baca juga: Terminal Antar Negara Sungai Ambawang Tergenang Usai Hujan Lebat, Penumpang Keluhkan Akses
“Berdasarkan informasi yang kami lihat di media sosial memang telah terjadi genangan di beberapa ruas jalan menuju terminal antar negara yang ada di Sungai Ambawang,” ujarnya saat dikonfirmasi.
BPBD Kalbar mengimbau masyarakat yang hendak menggunakan fasilitas transportasi di terminal tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kondisi jalan yang tergenang.
“Kami mengimbau kepada warga yang hendak masuk ke terminal untuk tetap waspada dan selalu memantau ketinggian air di setiap ruas jalannya"
"Kita berharap kejadian ini tidak menimbulkan gangguan terutama kemacetan,” kata Daniel.
Selain itu, masyarakat juga diminta terus mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini 16 Juni 2026 Stabil di Rp 2.729.000 per Gram, Buyback Bertahan Rp 2,5 Juta
Sementara itu, genangan yang terjadi turut dikeluhkan oleh para pengguna jasa transportasi. Salah satunya Jhosua, penumpang yang mengaku mengalami ketidaknyamanan akibat kondisi terminal yang tergenang.
Menurutnya, genangan air membuat aktivitas di terminal menjadi kurang nyaman. Bahkan, ia harus rela sepatunya basah saat melintasi area terminal.
“Terganggu bang. Ini juga sepatu jadinya basah,” ungkapnya.
Jhosua mengaku baru pertama kali menggunakan jasa transportasi di Terminal Antar Negara Sungai Ambawang. Namun, pengalaman pertamanya justru diwarnai kondisi yang menurutnya kurang menyenangkan.
| Polsek Singkawang Utara Kawal Pertandingan Architen Putra Semelagi Cup Tahun 2026 |
|
|---|
| Terminal Antar Negara Sungai Ambawang Tergenang Usai Hujan Lebat, Penumpang Keluhkan Akses |
|
|---|
| 50 Soal Ujian Paket C PJOK Lengkap Kunci Jawaban Contoh Soal Ujian Paket C Pelajaran Penjaskes |
|
|---|
| 13.700 Akun Terverifikasi di Hari Pertama SPMB 2026, Dikbud Kalbar Pastikan Sistem Aman |
|
|---|
| Profil Rizki Amelia, Muslimah Muda Kalbar yang Sukses Taklukkan Rasa Insecure dan Raih Gelar Juara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Terminal-ambawang-13246675.jpg)