Sensus Ekonomi 2026, BPS Sekadau Terjunkan 235 Petugas Lapangan Berbasis Aplikasi Digital

Sistem rekrutmen dan pelatihan tahun ini dilakukan secara modern dengan metode hybrid, yakni kombinasi pembelajaran mandiri secara daring

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
FOTO BERSAMA - Kepala BPS Kabupaten Sekadau, Imam Setia Harnomo, memberikan sambutan pada Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Gedung Keling Kumang, Sekadau, pada Rabu, 10 Juni 2026. Sebanyak 235 petugas dibekali pemahaman metodologi pendataan, teknik wawancara, serta penggunaan aplikasi digital untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Sekadau. 

Ringkasan Berita:
  • Kesiapan ini ditegaskan oleh Kepala BPS Kabupaten Sekadau, Imam Setia Harnomo, di sela-sela pembukaan Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Gelombang Kedua yang dipusatkan di Aula Gedung Keling Kumang, Jalan Merdeka Barat, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu 10 Juni 2026.
  • Imam menjelaskan, rangkaian pelatihan ini merupakan tahapan krusial untuk menyamakan persepsi, konsep, dan metodologi sebelum para petugas mengetuk pintu rumah serta tempat usaha masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sekadau menyiapkan sebanyak 235 petugas lapangan terlatih untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di seluruh wilayah Kabupaten Sekadau.

Kesiapan ini ditegaskan oleh Kepala BPS Kabupaten Sekadau, Imam Setia Harnomo, di sela-sela pembukaan Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Gelombang Kedua yang dipusatkan di Aula Gedung Keling Kumang, Jalan Merdeka Barat, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu 10 Juni 2026.

Imam menjelaskan, rangkaian pelatihan ini merupakan tahapan krusial untuk menyamakan persepsi, konsep, dan metodologi sebelum para petugas mengetuk pintu rumah serta tempat usaha masyarakat.

"Tujuan pelatihan ini agar peserta memahami Standar Operasional Prosedur (SOP) pendataan lengkap Sensus Ekonomi 2026, konsep, definisi, tata cara pengisian, serta melahirkan petugas lapangan yang andal dan tangguh di lapangan," ujar Imam Setia Harnomo.

Gunakan Metode Pelatihan Hybrid

Sistem rekrutmen dan pelatihan tahun ini dilakukan secara modern dengan metode hybrid, yakni kombinasi pembelajaran mandiri secara daring (online) dan tatap muka (offline).

Sebelum masuk ke ruang kelas, para calon petugas diwajibkan menjalani pembelajaran mandiri melalui Learning Management System (LMS) milik BPS dengan memanfaatkan platform e-Warkop dan aplikasi Gojags.

Untuk mematangkan kesiapan, BPS Sekadau membagi pelatihan tatap muka ini ke dalam dua gelombang:

Gelombang I (4-6 Juni 2026): Diikuti oleh 111 peserta.

Gelombang II (10-12 Juni 2026): Diikuti oleh 124 peserta.

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sekadau Memprihatinkan, Polres Gelar Rapat Koordinasi Pencegahan

"Petugas yang kami rekrut ini berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Sekadau. Kami mengupayakan agar setiap desa memiliki perwakilan petugas lokal agar mereka lebih menguasai medan dan memahami kondisi wilayah masing-masing saat pendataan," jelas Imam.

Khusus untuk gelombang kedua, pelatihan disebar di empat titik pusat pelatihan (training center) di Sekadau Hilir, yaitu Hotel Vinca Borneo, Hotel Pondok Indah, Gedung Keling Kumang, dan Golden Line.

Pendataan Paperless Menggunakan Gadget

Mengikuti transformasi digital, Imam memaparkan bahwa Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Sekadau tidak lagi menggunakan tumpukan kuesioner kertas (paperless).

Proses pengumpulan data dari para pelaku usaha akan sepenuhnya memanfaatkan kecanggihan teknologi gadget.

"Pendataan sekarang menggunakan aplikasi berbasis gadget. Selain itu, para responden atau pelaku usaha juga diberikan pilihan untuk mengisi data mereka secara mandiri melalui sistem berbasis web yang aman dan rapi," ungkapnya.

Uji Kompetensi Lewat Pre-Test, Post-Test, dan Praktik Wawancara

BPS Sekadau tidak hanya membekali petugas dengan kemampuan teknis pengisian aplikasi, tetapi juga teknik komunikasi visual dan wawancara taktis. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved