PLN Hidupkan Budaya Melayu Sanggau Sulam Kalengkang

Sulam kalengkang merupakan salah satu warisan budaya Melayu Sanggau yang diwariskan lintas generasi.....

Tayang:
Editor: Mirna Tribun
PLN
SIMBOLIS - Penyerahan simbolis bantuan program TJSL PLN kepada Sanggar Segentar Alam dalam tajuk Kalengkang Berkilau, Warisan Budaya - Karya Bernilai. 

Ringkasan Berita:
  • Bersama Sanggar Segentar Alam, PLN menghadirkan pelatihan sulam kalengkang, pelatihan menjahit, serta bantuan peralatan produksi bagi masyarakat di Sungai Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.
  • Melalui pelatihan tersebut, generasi muda didorong untuk tidak hanya mengenal budaya daerahnya, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai sumber kreativitas dan penghasilan di masa depan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Di tengah derasnya arus modernisasi, menjaga warisan budaya lokal menjadi tantangan yang tidak ringan. 

Namun di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, harapan itu tetap menyala melalui helai demi helai sulam kalengkang, kain khas Melayu yang sarat nilai sejarah, seni, dan identitas budaya.

Komitmen menjaga warisan budaya tersebut kini mendapat dukungan nyata dari PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sanggau melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, Selasa (19/5).

Bersama Sanggar Segentar Alam, PLN menghadirkan pelatihan sulam kalengkang, pelatihan menjahit, serta bantuan peralatan produksi bagi masyarakat di Sungai Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

Program ini tidak sekadar menjadi kegiatan pelatihan biasa.

Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi ruang tumbuh bagi budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman, sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal yang berkelanjutan.

Sulam kalengkang merupakan salah satu warisan budaya Melayu Sanggau yang diwariskan lintas generasi.

Motif dan teknik pembuatannya menyimpan filosofi kehidupan masyarakat Melayu yang menjunjung tinggi nilai ketelitian, kesabaran, dan keindahan. 

Melalui pelatihan tersebut, generasi muda didorong untuk tidak hanya mengenal budaya daerahnya, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai sumber kreativitas dan penghasilan di masa depan.

Ketua Sanggar Segentar Alam, Sunaryo, mengaku bersyukur atas perhatian PLN terhadap komunitas pelestari budaya di Kabupaten Sanggau.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi baru bagi para pegiat budaya untuk terus menjaga keberlangsungan sulam kalengkang.

“Sulam kalengkang merupakan warisan budaya Melayu Sanggau yang memiliki nilai sejarah dan seni tinggi. Dukungan PLN sangat berarti bagi kami untuk terus melatih masyarakat, khususnya generasi muda, agar budaya ini tetap hidup dan berkembang,” ujar Sunaryo.

Ia menambahkan, bantuan alat produksi turut meningkatkan kualitas hasil karya para pengrajin.

Dengan begitu, sulam kalengkang tidak hanya bertahan sebagai identitas budaya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Manager PLN UP3 Sanggau, Hendy Gita Wedhatama, menegaskan bahwa kehadiran PLN tidak hanya sebatas menyediakan layanan kelistrikan, tetapi juga membawa manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca juga: PLN Hidupkan Kembali Kejayaan Jeruk Tebas untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat Sambas

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved