Idul Adha 2026

Sapi Kurban Prabowo dari Kubu Raya, DPRD Minta Pengawasan Hewan Diperketat Jelang Idul Adha

Jelang momen Idul Adha 1447 Hijiryah 2026, masuk dan kegiatan jual beli hewan kurban yang meningkat tajam

Tayang:
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferlianus Tedi Yahya
SAPI KURBAN - Basukarna, sapi asal Kabupaten Kubu Raya yang dipilih Presiden untuk menjadi hewan kurban tahun ini. Beralamat di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Jainal Abidin, meminta instansi terkait memperketat pengawasan di wilayah Kubu Raya.
  • Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah ditetapkan pemerintah jatuh pada Hari Rabu 27 Mei 2026.
  • Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan hewan kurban yang dikonsumsi masyarakat dalam kondisi sehat, layak, dan bebas dari penyakit menular.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Jelang momen Idul Adha 1447 Hijiryah 2026, masuk dan kegiatan jual beli hewan kurban yang meningkat tajam.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya, Jainal Abidin, meminta instansi terkait memperketat pengawasan di wilayah Kubu Raya.

Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah ditetapkan pemerintah jatuh pada Hari Rabu 27 Mei 2026.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan hewan kurban yang dikonsumsi masyarakat dalam kondisi sehat, layak, dan bebas dari penyakit menular.

“Kami meminta instansi terkait segera menerjunkan tim dokter hewan dan pengawas ke seluruh lapak penjualan hewan kurban. Pastikan semua hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit menular seperti PMK maupun Lumpy Skin Disease,” katanya kepada tribunpontianak.co.id, Kamis 21 Mei 2026.

Baca juga: Gubernur Ria Norsan Serahkan Simbolis Bantuan Sapi Presiden dan 52 Ekor Sapi Kurban Pemprov Kalbar

Ia menjelaskan, momentum Idul Adha biasanya diiringi meningkatnya lalu lintas perdagangan ternak dari berbagai daerah.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi membuka celah masuknya hewan yang tidak memenuhi syarat kesehatan maupun ketentuan syariat.

Karena itu, Jainal meminta petugas mengambil tindakan tegas apabila ditemukan hewan kurban yang sakit atau belum memenuhi syarat usia.

“Jika ditemukan hewan yang sakit atau belum cukup umur, segera dipisahkan dan dilarang dijual sebagai hewan kurban,” tegasnya.

Ia berharap pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dapat berjalan lancar sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mengonsumsi daging kurban.

“Ini bukan hanya soal ibadah, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat. Jangan sampai masyarakat dirugikan akibat lemahnya pengawasan,” pungkasnya.

Sapi Kurban Prabowo Asal Kubu Raya

Andri, warga Kabupaten Kubu Raya, merasa bangga sapi blasteran jenis Limosin miliknya telah dua kali terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.

Jelang Idul Adha 27 Mei, Presiden Prabowo melalui Sekretariat Kepresidenan telah menentukan sapi yang akan diberikan kepada masyarakat yang rutin dilakukan setiap tahunnya.

Sebelumnya, sapi miliknya juga pernah dibeli oleh Presiden Joko Widodo dengan jenis yang sama.

“Ini yang kedua kalinya. Sebelumnya pernah dibeli Pak Jokowi, sekarang dibeli Pak Prabowo,” kata Andri, Selasa 19 Mei 2026

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved