Landak Target Rampungkan 48 Titik Koperasi Desa Merah Putih pada Juni 2026

Pada tahap pertama, pembangunan ditargetkan mencapai 48 titik yang tersebar di sejumlah desa.

Tayang:
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
BERI KETERANGAN - Kabid Koperasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Landak Yohanes. Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Landak terus menunjukkan progres, pembangunan ditargetkan mencapai 48 titik yang tersebar di sejumlah desa. 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Landak menyebut pembangunan Koperasi Desa Merah Putih terus berjalan dengan target 48 titik pada tahap pertama. 
  • Hingga pertengahan Mei 2026, sembilan titik sudah selesai dibangun dan pemerintah optimistis target tercapai pada Juni 2026.
  • Namun, masih ada 41 desa yang belum memiliki lahan pembangunan. 
  • Selain itu, kendala listrik dan jaringan internet juga menjadi tantangan di beberapa wilayah terpencil. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK -  Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Landak terus menunjukkan progres.

Pada tahap pertama, pembangunan ditargetkan mencapai 48 titik yang tersebar di sejumlah desa.

Kabid Koperasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Landak, Yohanes mengatakan, Pemerintah Kabupaten Landak turut mengikuti peluncuran operasional Koperasi Desa Merah Putih secara daring bersama Presiden Republik Indonesia yang dipusatkan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Yohanes menjelaskan, dari target 156 desa yang direncanakan pada Juli 2026, berdasarkan data PT Agrinas saat ini sudah ada 48 titik yang masuk tahap pembangunan.

“Per tanggal 13 kemarin sudah ada delapan titik yang selesai. Hari ini bertambah lagi dari Songga sehingga total menjadi sembilan titik,” ujar Yohanes, Senin 18 Mei 2026.

Diresmikan Prabowo, Koperasi Merah Putih di Sibau Hulu Kapuas Hulu Masih Kosong, Kapan Beroperasi?

Kabid Koperasi Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Landak, Yohanes mengatakan, Kabupaten Landak ikut menghadiri peluncuran operasional Koperasi Desa Merah Putih secara daring yang dipusatkan di Jawa Tengah dan Jawa Timur bersama Presiden Republik Indonesia.

“Dari 156 desa target bulan Juli, menurut data PT Agrinas ada 48 titik yang saat ini dalam tahap pembangunan. Kemudian yang sudah selesai per tanggal 13 kemarin ada 8 titik, dan hari ini ada tambahan lagi dari Songga sehingga menjadi 9 titik,” ujar Yohanes pada Senin 18 Mei 2026.

Ia optimistis target 48 titik yang dicanangkan PT Agrinas melalui Kodim dapat tercapai pada Juni 2026.

Menurut Yohanes, berdasarkan data yang dihimpun Dinas Koperasi, masih terdapat 41 desa yang belum memiliki lahan untuk pembangunan koperasi tersebut.

“Yang menjadi kendala saat ini masih ada 41 desa yang belum memiliki lahan. Sementara desa yang sudah ada lahannya tetap harus diverifikasi oleh PT Agrinas melalui Kodim maupun Koramil untuk menentukan layak atau tidak masuk portal,” jelasnya.

Selain persoalan lahan, tantangan lain juga terdapat pada ketersediaan listrik dan jaringan internet, khususnya di wilayah yang cukup terpencil.

“Memang ada beberapa kendala di daerah tertentu karena syarat utamanya listrik dan internet. Tapi listrik bisa dicarikan solusi seperti genset, kemudian internet bisa menggunakan Starlink atau solusi lainnya,” katanya.

Untuk tahap pertama, pembangunan difokuskan pada 48 titik terlebih dahulu. Sementara untuk tahap kedua, Yohanes menyebut kemungkinan akan kembali dilanjutkan pada Agustus mendatang.

“Target berikutnya mudah-mudahan Agustus nanti ada lagi. Tapi sekarang kita fokus menyelesaikan 48 titik ini dulu,” tutupnya. 

Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved