Belasan Admin Kecamatan di Sanggau Ikuti Bimbingan Teknis e-Pasar

"Kami minta semua admin Kecamatan menyampaikan laporannya secara rutin sesuai perintah Sekda Sanggau," ujarnya

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
BIMBINGAN TEKNIS - Sebanyak 15 admin/kontributor Kecamatan di Kabupaten Sanggau saat mengikuti bimbingan teknis (bimtek) aplikasi e-pasar di Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop dan UM) Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu 6 Mei 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Dan bakal menjadi acuan bagi Pemerintah daerah dalam memantau harga bahan pokok yang ada hingga di tingkat Kecamatan.
  • Intinya lanjut Andi, Bimtek ini adalah instrumen penting bagi Pemerintah daerah memantau perkembangan harga bahan pokok. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Sebanyak 15 admin/kontributor Kecamatan di Kabupaten Sanggau mengikuti bimbingan teknis (bimtek) aplikasi e-pasar di Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop dan UM) Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu 6 Mei 2026.

Kepala Bidang Pasar Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau, Andi Gustami menyampaikan bahwa Bimtek e-pasar juga melibatkan BPS dan bagian Ekonomi Setda Sanggau

Dan bakal menjadi acuan bagi Pemerintah daerah dalam memantau harga bahan pokok yang ada hingga di tingkat Kecamatan.

"Melalui Bimtek ini juga nantinya disampaikan beberapa pembaharuan-pembaharuan aplikasi, sehingga Bimtek ini menjadi penting untuk dilaksanakan. Sehingga persoalan di lapangan dapat diselesaikan bersama-sama," katanya.

Dikbud Sanggau Bersama Stakeholder Terkait Tandatangani Fakta Integritas SPMB 2026

Melalui aplikasi e-pasar ini, Pemerintah daerah melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bisa menjadikannya sebagai rujukan harga bahan pokok tiap-tiap Kecamatan, sehingga kebijakan yang diambil nantinya mengakomodir harga bahan pokok di seluruh Kecamatan. 

"Kami minta semua admin Kecamatan menyampaikan laporannya secara rutin sesuai perintah Sekda Sanggau," ujarnya

Intinya lanjut Andi, Bimtek ini adalah instrumen penting bagi Pemerintah daerah memantau perkembangan harga bahan pokok. 

"Kalau dari Pusat kita sudah ada SP2KP yang hanya memantau ibu kota Kabupaten.  Kami bidang pasar berinovasi membuat aplikasi sendiri yang memantau di tiap-tiap Kecamatan," pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved