Disdik Kayong Utara Tegaskan PPDB 2026 Wajib Objektif dan Tanpa Diskriminasi
Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara menegaskan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2026
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara, Jumadi Gading, mengatakan seluruh satuan pendidikan wajib mematuhi Petunjuk Teknis (Juknis) yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
- Menurutnya, aturan dalam juknis harus dijalankan secara ketat oleh pihak sekolah, terutama dalam memastikan proses seleksi berjalan adil bagi seluruh calon peserta didik.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONGUTARA - Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara menegaskan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2026 tetap mengedepankan prinsip objektivitas serta tanpa diskriminasi.
Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara, Jumadi Gading, mengatakan seluruh satuan pendidikan wajib mematuhi Petunjuk Teknis (Juknis) yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Menurutnya, aturan dalam juknis harus dijalankan secara ketat oleh pihak sekolah, terutama dalam memastikan proses seleksi berjalan adil bagi seluruh calon peserta didik.
"Semua anak kita harus punya kesempatan yang sama mengenyam pendidikan di daerah kita. Apalagi di Kayong Utara ini pendidikan geratis," ujar Jumadi Gading, Selasa 5 Mei 2026.
Ia menegaskan, tidak boleh ada perbedaan perlakuan terhadap calon siswa dalam proses PPDB.
Baca juga: Hadiri Forum Nasional PERPUKADESI, Wabup Kayong Utara Perkuat Sinergi Pembangunan
Prinsip objektif dan non-diskriminatif menjadi hal utama yang harus dijaga oleh seluruh panitia penerimaan di sekolah.
Selain itu, program pendidikan gratis di Kayong Utara juga terus dilanjutkan guna menjamin tidak ada anak yang terkendala biaya untuk bersekolah.
Di sisi lain, meski sistem pendaftaran secara online telah disiapkan melalui tautan khusus, Jumadi mengungkapkan mayoritas orang tua masih memilih mendaftar secara langsung ke sekolah.
Menurutnya, banyak orang tua merasa lebih nyaman datang langsung karena bisa berinteraksi dengan guru maupun panitia, sekaligus memastikan kelengkapan berkas secara langsung.
"Kalau di daerah kita ini kebanyakan offline. Jadi orang tua itu datang sendiri. Membawa berkas, mendaftar ke sekolah. Walaupun ada link yang disediakan, tapi kebanyakan di daerah kita masih begitu," jelas Jumadi.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Dinas Pendidikan berharap proses PPDB tahun ini dapat berjalan lancar serta memastikan seluruh anak di Kayong Utara memperoleh akses pendidikan tanpa terkecuali. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Sulit Mendapatkan BBM, Puluhan Kapal Nelayan Terpaksa Bersandar di Pelabuhan Sungai Kakap Kubu Raya |
|
|---|
| Indeks Ketimpangan Gender Kalbar Turun Tipis, Masih 0,488 |
|
|---|
| 5 Destinasi Wisata Unggulan di Matan Hilir Utara Ketapang yang Wajib Dikunjungi |
|
|---|
| Hadiri Forum Nasional PERPUKADESI, Wabup Kayong Utara Perkuat Sinergi Pembangunan |
|
|---|
| Angkatan Kerja Kalbar Naik, Pengangguran Tembus 4,57 Persen pada Februari 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dan-tanpa-diskriminasi-Selasa-5-Mei-2026.jpg)