Pedagang Pasar Sebukit Rama: Harga Sembako Relatif Stabil, Telur dan Beras Medium Turun

Gula curah saat ini dijual Rp 20 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 18 ribu, sedangkan gula kemasan naik menjadi Rp 19 ribu per kilogram.

Tayang:
Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
HARGA BERAS - Salah satu pedagang di Pasar Sebukit Rama, Adi, mengatakan harga beras masih cenderung stabil dengan ketersediaan yang mencukupi. 

Ringkasan Berita:
  • Untuk beras SPHP, Adi menyebut harga juga tidak mengalami perubahan signifikan dan masih berada di kisaran Rp 12.600 per kilogram.
  • Saat ini, harga telur ayam berada di angka Rp 28 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kondisi harga bahan pokok di Pasar Sebukit Rama, Kabupaten Mempawah, terpantau relatif stabil, Minggu 3 Mei 2026.

Sejumlah komoditas bahkan mengalami penurunan harga, meskipun ada juga yang mengalami kenaikan akibat meningkatnya permintaan.

Salah satu pedagang di Pasar Sebukit Rama, Adi, mengatakan harga beras masih cenderung stabil dengan ketersediaan yang mencukupi.

"Beras premium sekarang di harga Rp 15.400 per kilo, masih stabil. Kalau beras medium justru turun, sekarang sekitar Rp 13.400 per kilo. Stoknya juga aman, tidak ada kekurangan," ujarnya.

Untuk beras SPHP, Adi menyebut harga juga tidak mengalami perubahan signifikan dan masih berada di kisaran Rp 12.600 per kilogram.

Selain beras, penurunan harga juga terjadi pada telur ayam.

Daftar Kalender Event Mempawah 2026: Festival Robo-robo Paling Ditunggu

Saat ini, harga telur ayam berada di angka Rp 28 ribu per kilogram, turun dari sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram.

"Telur juga turun, sekarang sekitar Rp 28 ribu per kilo. Sebelumnya sempat di Rp 30 ribu," jelasnya.

Sementara itu, kenaikan harga terjadi pada komoditas gula pasir.

Gula curah saat ini dijual Rp 20 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 18 ribu, sedangkan gula kemasan naik menjadi Rp 19 ribu per kilogram.

"Gula memang lagi naik, baik yang curah maupun kemasan. Biasanya karena permintaan lagi banyak, jadi harga ikut naik," katanya.

Untuk minyak goreng, Adi memastikan harga masih stabil. Minyak goreng curah plastik dijual sekitar Rp 18 ribu per liter, minyak goreng kemasan premium Rp 23 ribu per liter, dan Minyakita Rp 15.700 per liter.

"Minyak goreng masih normal, tidak ada kenaikan. Barang juga tersedia, pembeli masih bisa dapat dengan mudah," tambahnya.

Secara umum, Adi menilai kondisi harga bahan pokok di pasar masih terkendali dan tidak ada kelangkaan.

"Untuk kebutuhan lainnya juga aman. Memang ada yang naik, tapi tidak terlalu terasa. Yang penting barang selalu ada, pembeli juga tidak kesulitan," tutupnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved