GPM dan Goling Plus Diserbu Warga, Dinas Ketahanan Pangan Kalbar Siapkan Ribuan Paket Subsidi
inas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar mengelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dikombinasikan dengan Gerakan Pangan Keliling (Goling)
Penulis: Widad Ardina | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Kegiatan ini pun mendapat sambutan antusias dari masyarakat bahkan ingginya minat warga membuat Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar menghadirkan konsep “goling plus” dengan tambahan komoditas dan subsidi harga.
- Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, Manto, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi alasan pihaknya meningkatkan kualitas layanan dalam kegiatan tersebut.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SINGKAWANG - Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar mengelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dikombinasikan dengan Gerakan Pangan Keliling (Goling) di halaman Kantor Camat Singkawang Tengah, Jl Pahlawan, Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, pada Selasa 28 April 2026.
Kegiatan ini pun mendapat sambutan antusias dari masyarakat bahkan ingginya minat warga membuat Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar menghadirkan konsep “goling plus” dengan tambahan komoditas dan subsidi harga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, Manto, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi alasan pihaknya meningkatkan kualitas layanan dalam kegiatan tersebut.
"Goling ini merupakan goling favorit kami, karena beberapa kali goling di sini sambutan masyarakat sangat luar biasa dan kami pun harus merespon itu dengan lebih bagus. Makanya goling ini jadi goling plus," ujarnya saat diwawancarai usai kegiatan.
Ia menjelaskan, pada kegiatan kali ini pihaknya tidak hanya menyediakan paket utama berupa beras premium, minyak premium, dan gula premium sebanyak 1.000 paket, tetapi juga menambahkan beras lokal serta beras SPHP untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Untuk menambah stok, karena peminat di sini luar biasa banyaknya," tambahnya.
Selain itu, sejumlah komoditas lain seperti telur juga dihadirkan dengan harga yang lebih murah dibandingkan pasaran.
Baca juga: Pemkot Singkawang Laksanakan Koordinasi Lanjutan di Kementerian Perhubungan
"Semua yang kita hadirkan di sini lebih murah dari harga pasaran, karena sebagian besar kita subsidi. Harga awal Rp130.000 dengan subsidi jadi Rp90.000," jelas Manto.
Ia juga menekankan kegiatan tersebut turut diramaikan pedagang kecil yang datang secara mandiri tanpa undangan.
"Saya bilang jangan dilarang. Untuk meramaikan, ada yang jual minuman, buah-buahan, manisan, asinan. Ini menjadi tambahan yang melengkapi goling dan GPM kita," katanya.
Meski demikian, Manto mengakui adanya keterbatasan anggaran pada tahun 2026 akibat kebijakan efisiensi.
"Kami sebenarnya ingin semua kota mendapatkan sentuhan, tapi karena ada pemangkasan anggaran, dari 15 titik yang teranggarkan saya ingin bisa paling tidak 50 titik di tahun ini," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Kalbar, Dony Saiful Bahri, menambahkan bahwa pihaknya membawa total 8 ton beras dalam kegiatan tersebut.
"Beras premium 5 ton setara 1.000 kupon, beras lokal 2 ton, dan beras SPHP 1 ton. Total sekitar 1.300 paket," jelasnya.
Selain beras, disediakan juga minyak goreng sebanyak 1.000 liter, gula 1 ton, serta telur sekitar 500 kilogram. Ia menyebut harga yang ditawarkan jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar.
| Tak Banyak yang Tahu, Kubu Raya Punya Kelenteng Unik yang Berdiri 5 Kilometer dari Daratan |
|
|---|
| 50 Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA Ulangan/Ujian UTS UAS Semester 1 Tahun 2026 |
|
|---|
| 50 Soal dan Kunci Jawaban PPKN Kelas 10 Ulangan/Ujian UTS UAS Semester 1 Tahun 2026 |
|
|---|
| Ribuan Warga Padati Malam Penutupan Hari Jadi Kota Putussibau ke-131, Hujan Tak Surutkan Antusiasme |
|
|---|
| Menguak Pesona Jawai di Sambas: Sentra Padi Kalimantan Barat yang Lahir dari Sejarah Panjang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Tengah-pada-Selasa-28-April-2026.jpg)