Breaking News

Pemerintah Dukung Promosi Ekowisata di Desa Datah Dian Mendalam

Sebelumnya, ekowisata di Desa Datah Dian, Kecamatan Putussibau Utara, pernah menjadi primadona tujuan ekowisata, baik dalam negeri

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sahirul Hakim
EKOWISATA DI MENDALAM - Disporapar Kapuas Hulu dan BBTNBKDS, bersama pemerintah desa setempat, serta Pokdarwis Desa Datah Dian, saat rapat evaluasi dan mengoptimalisasikan peran Pokdarwis KPP, dalam memajukan ekowisata di wilayah desa tersebut, Senin 27 April 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Disporapar Kapuas Hulu, Ansela Sarating, menyampaikan tujuan dilakukannya evaluasi peran Pokdarwis tersebut, adalah untuk meningkatkan promosi potensi wisata Desa Datah Dian ini.
  • Dalam hal perkembangan pariwisata di Kapuas Hulu, tegas Ansela, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi kepariwisataan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Dinas pemuda olahraga dan pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, bersama Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (BBTNBKDS), telah mengevaluasi dan mengoptimalisasikan peran Pokdarwis KPP di Desa Datah Dian Kecamatan Putussibau Utara. 

Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Disporapar Kapuas Hulu, Ansela Sarating, menyampaikan tujuan dilakukannya evaluasi peran Pokdarwis tersebut, adalah untuk meningkatkan promosi potensi wisata Desa Datah Dian ini.

"Maka dari itu perlu dilakukan sinergitas antara Pokdarwis, Pemerintah Desa Datah Dian, Disporapar, dan BBTNBKDS," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Senin 27 April 2026.

Dalam hal perkembangan pariwisata di Kapuas Hulu, tegas Ansela, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi kepariwisataan.

Sebagai OTDA Pemda Kapuas Hulu Berharap Dukungan Pemerintah Pusat

"Kita terus mempromosikan lewat media sosial, maupun website serta jejaring media lainnya, dan melakukan penetapan desa wisata, dan tergabung dalam Jejaring Desa Wisata Seluruh Indonesia yang dikelola oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia," ungkapnya.

Sebelumnya, ekowisata di Desa Datah Dian, Kecamatan Putussibau Utara, pernah menjadi primadona tujuan ekowisata, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Namun setelah terdampak wabah virus Covid 19, sempat ekowisata di Desa Datah Dian, menurun kunjungan dari wisatawan.

Sekarang ini setelah hilang wabah virus Covid, mulai perlahan bangkit kembali, sehingga perlu ada dorongan dan dukungan semua pihak.

Diketahui bersama bahwa, Wilayah Desa Datah Dian di Kecamatan Putussibau merupakan salah satu desa yang menjadi desa penyangga ring 1 kawasan Taman Nasional Betung Kerihun. 

Oleh karena potensi kekayaan alamnya tersebut, Desa Datah Dian memiliki daya tarik wisata alam berupa arung jeram, susur hutan, memancing, camping, dan pengamatan satwa.

Desa Datah Dian memiliki sungai yang menawarkan arung jeram (grade 3). Wisata Arung Jeram Desa Datah telah memperoleh sertifikasi branding sebagai salah satu produk  jasa wisata alam yang diakui oleh  Cafar Biosfer UNESCO Indonesia.

Secara geografis letak Desa Datah Dian sangat strategis, antara lain dalam fungsi ketahanan dan keamanan wilayah negara karena merupakan desa paling ujung dan berbatasan dengan Malaysia.

Desa Datah Dian masuk dalam daerah aliran sungai (DAS) Mendalam. Desa ini pernah menorah prestasi masuk dalam 10 besar Desa Terbaik Tingkat Nasional tahun 2013 dalam hal kelesterian lingkungan hidup. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved