Sebanyak 350 Orang Direkrut Untuk Sensus Ekonomi 2026 di Landak

Fahmi Ali Hasyim Juliansyah mengatakan saat ini persiapan sensus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat dan provinsi.

Tayang:
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Alfon Pardosi
BERIKAN KETERANGAN - Kepala BPS Landak Fahmi Ali Hasyim Juliansyah. Ia mengatakan saat ini persiapan sensus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat dan provinsi. 
Ringkasan Berita:
  • Salah satu tahapan yang sedang berlangsung ialah perekrutan petugas lapangan. Namun di balik proses tersebut, BPS Landak harus menghadapi tantangan geografis yang tidak ringan.
  • Menurut Fahmi, Kabupaten Landak memiliki sejumlah kecamatan dengan jarak tempuh yang cukup panjang, bahkan akses dari kecamatan menuju desa-desa tertentu masih memerlukan waktu perjalanan yang tidak sebentar.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kepala BPS Kabupaten Landak Fahmi Ali Hasyim Juliansyah mengatakan saat ini persiapan sensus berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat dan provinsi.

Salah satu tahapan yang sedang berlangsung ialah perekrutan petugas lapangan. Namun di balik proses tersebut, BPS Landak harus menghadapi tantangan geografis yang tidak ringan.

“Perekrutan ini effort-nya cukup besar karena wilayah yang luas dan jarak yang cukup jauh,” ujarnya pada Kamis 21 Mei 2026.

Menurut Fahmi, Kabupaten Landak memiliki sejumlah kecamatan dengan jarak tempuh yang cukup panjang, bahkan akses dari kecamatan menuju desa-desa tertentu masih memerlukan waktu perjalanan yang tidak sebentar.

Kondisi tersebut, ujar Fahmi, berpengaruh terhadap kebutuhan petugas sensus di lapangan. Dalam satu kecamatan, petugas tidak hanya bekerja pada satu desa, tetapi harus menjangkau beberapa wilayah sekaligus.

“Petugas itu ada yang harus lintas desa. Nah, tidak semua petugas juga mau bekerja lintas wilayah seperti itu,” katanya.

Baca juga: Ratusan Masyarakat Landak Antusias Belanja Paket Bahan Pokok Murah

Sebagian calon petugas memilih hanya bekerja di desa tempat tinggal mereka karena mempertimbangkan akses dan jarak tempuh menuju desa lain.

Meski demikian, BPS Landak terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk memenuhi kebutuhan petugas sensus.

“Kita bersyukur dengan bantuan dan koordinasi dari pemerintah desa maupun kecamatan, kebutuhan petugas bisa terpenuhi,” ujar Fahmi.

Secara keseluruhan, BPS Landak membutuhkan sekitar 350 petugas untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Saat ini tahapan perekrutan telah memasuki proses finalisasi dan pengumuman petugas dijadwalkan dilakukan minggu ini.

Selain mempertimbangkan jumlah, BPS juga menaruh perhatian pada kualitas sumber daya manusia yang direkrut. 

Petugas sensus diutamakan minimal lulusan SMA agar mampu menggali informasi ekonomi masyarakat dengan lebih baik. "Harapannya tentu data yang dihasilkan nanti juga lebih berkualitas," pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved