DPRD Sintang Dorong Pemerataan Alat Berat Demi Percepat Layanan Infrastruktur
Dengan sistem tersebut, ia meyakini respons terhadap kerusakan jalan akan lebih cepat tanpa harus menunggu kondisi semakin parah.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Ia menjelaskan, kondisi geografis Sintang yang luas seharusnya diimbangi dengan strategi distribusi alat berat yang lebih merata agar penanganan kerusakan jalan bisa dilakukan dengan cepat.
- Karena itu, ia mengusulkan agar setiap jalur wilayah memiliki satu set alat berat sendiri yang standby di lokasi.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Muhammad Chomain Wahab, menyoroti belum meratanya distribusi alat berat milik Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) di wilayah Kabupaten Sintang.
Ia menilai kondisi tersebut berdampak pada lambatnya penanganan kerusakan infrastruktur jalan di sejumlah kecamatan.
Menurut politisi PKB itu, sistem penempatan alat berat yang masih terpusat di beberapa titik membuat proses perbaikan jalan menjadi tidak efisien, terutama mengingat luas wilayah Sintang yang terdiri dari 14 kecamatan.
“Penempatan alat berat saat ini masih terkonsentrasi di titik tertentu, sehingga ketika ada kerusakan di wilayah lain, harus menunggu mobilisasi yang memakan waktu dan biaya,” kata Chomain.
Ia menjelaskan, kondisi geografis Sintang yang luas seharusnya diimbangi dengan strategi distribusi alat berat yang lebih merata agar penanganan kerusakan jalan bisa dilakukan dengan cepat.
• Pemkab Sintang Harap GP Ansor Sintang Menjadi Penggerak Kalangan Muda untuk Bantu Bangun Sintang
Karena itu, ia mengusulkan agar setiap jalur wilayah memiliki satu set alat berat sendiri yang standby di lokasi.
“Harusnya alat berat itu dibagi per jalur. Misalnya Sepauk–Tempunak satu set, Kelam–Dedai–Sintang satu set, Kayan Hilir–Kayan Hulu satu set, Serawai–Ambalau satu set, dan Ketungau Hilir sampai Ketungau Hulu satu set,” jelasnya.
Dengan sistem tersebut, ia meyakini respons terhadap kerusakan jalan akan lebih cepat tanpa harus menunggu kondisi semakin parah.
“Kalau alat berat sudah standby di wilayah masing-masing, begitu ada kerusakan langsung bisa ditangani. Tidak perlu menunggu sampai rusak berat dulu,” tegasnya.
Selain mempercepat penanganan, menurutnya langkah ini juga akan menghemat biaya operasional yang selama ini digunakan untuk mobilisasi alat dari satu wilayah ke wilayah lain.
Sebagai wakil rakyat dari dapil Sintang kota, ia berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan usulan tersebut demi meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur.
“Semua ini demi percepatan pelayanan jalan di seluruh wilayah Sintang. Karena kita lihat sendiri, kondisi jalan dan jembatan di beberapa tempat memang masih sangat memprihatinkan,” pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
DPRD Sintang
Anggota DPRD Sintang
Muhammad Chomain Wahab
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Selasa 21 April 2026
Kalbar
Kalimantan Barat
Sintang
| Nopi Tersengat Listrik Saat Mengecat Atap BAPAS Sambas, Alami Luka Bakar |
|
|---|
| Ratusan Peserta Ikuti Tes UTBK SNBT di Kampus Poltesa Sambas |
|
|---|
| Propam Polda Kalbar Gelar Gaktibplin di Polsek Nanga Pinoh dan Polsek Belimbing |
|
|---|
| Sertijab Karutan Mempawah, Ketua DPRD Safruddin Asra Tekankan Pembinaan Warga Binaan |
|
|---|
| Polresta Pontianak Siap Terapkan ETLE Handheld, Pelanggar Lalin Bakal Terekam Langsung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Muhammad-Chomain-Wahab-43tdfgx.jpg)