Komisi III DPRD Ketapang Bahas Pelayanan BPJS Bersama RS Fatima Ketapang
Ketua Komisi III DPRD Ketapang, Mia Gayatri mengatakan, rapat kerja ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan pelayanan kesehatan
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Dalam rapat tersebut, Komisi III menyoroti berbagai aspek pelayanan BPJS Kesehatan, mulai dari proses administrasi, ketersediaan layanan medis, hingga penanganan pasien.
- Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan DPRD terhadap pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Komisi III DPRD Kabupaten Ketapang menggelar rapat kerja bersama RS Swasta Fatima Ketapang dalam rangka membahas pelayanan BPJS Kesehatan, Senin 13 April 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat 1 DPRD Ketapang dan menjadi forum penting dalam menyerap aspirasi serta mengevaluasi layanan kesehatan bagi masyarakat.
Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Ketapang, Mia Gayatri, didampingi Wakil Ketua Komisi III dan Sekretaris Komisi III, serta seluruh anggota Komisi III lainnya, hadir pula dari pihak rumah sakit (RS) Swasta Fatima Ketapang.
Dalam rapat tersebut, Komisi III menyoroti berbagai aspek pelayanan BPJS Kesehatan, mulai dari proses administrasi, ketersediaan layanan medis, hingga penanganan pasien.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan DPRD terhadap pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
• Lebih dari Setahun Memimpin, Kekompakan Bupati dan Wabup Ketapang Tuai Apresiasi
Ketua Komisi III DPRD Ketapang, Mia Gayatri mengatakan, rapat kerja ini menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan optimal, khususnya bagi peserta BPJS Kesehatan.
"Dengan rapat kerja ini kami akan terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit Fatima, agar keluhan masyarakat bisa terpenuhi dan mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk masyarakat Kabupaten Ketapang. Kami juga tidak menampik bahwa rumah sakit swasta sudah sangat membantu pemerintah dalam menangani pasien, terutama masyarakat yang tidak mampu," ujarnya.
Ia juga menambahkan, keberadaan rumah sakit swasta seperti RS Fatima memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata, terutama di tengah tingginya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.
Sementara itu, perwakilan Direksi RS Swasta Fatima Ketapang menyampaikan apresiasi atas undangan dan kesempatan berdiskusi bersama Komisi III DPRD Ketapang.
Menurutnya, masukan dari DPRD menjadi bahan evaluasi penting bagi pihak rumah sakit dalam meningkatkan mutu layanan.
"Kami sangat senang bisa diundang dan berdiskusi dengan Komisi III. Ini sangat baik, serta masukan yang diberikan akan kami jadikan bahan untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya terkait pelayanan BPJS Kesehatan," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak rumah sakit juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi fasilitas, tenaga medis, maupun sistem pelayanan kepada pasien BPJS.
Rapat kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara DPRD dan penyedia layanan kesehatan, sehingga berbagai kendala yang dihadapi di lapangan dapat segera diatasi.
Selain itu, komunikasi yang baik antara kedua pihak diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Ketapang. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Komisi III
Komisi DPRD Ketapang
DPRD Ketapang
Anggota DPRD Ketapang
BPJS Kesehatan
RS Fatima Ketapang
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Senin 13 April 2026
Kalbar
Kalimantan Barat
Ketapang
| WKRI Sintang Lantik Kepengurusan Baru di Ambalau, Perkuat Peran Perempuan Katolik di Pedalaman |
|
|---|
| Wabup Mempawah: SDM Berkualitas Jadi Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045 |
|
|---|
| 5 Rumah Makan Padang Enak di Melawi, Rekomendasi Wajib Saat di Nanga Pinoh |
|
|---|
| Kemenimipas Kalbar Tegaskan Tak Ada Toleransi Narkoba Petugas Terlibat Siap Dikirim ke Nusakambangan |
|
|---|
| Dorong Kemandirian Ekonomi, ANTAM Sukses Berdayakan Masyarakat Melalui Program MUSPEMMAS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Mia-Gayatri-435tdsrefgds.jpg)