Polda Kalbar

Diduga Lupa Padamkan Bara Api, Rumah Warga di Beduai Sanggau Hangus Terbakar

Menyadari situasi berbahaya, korban segera keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Editor: Jamadin
Humas Polsek Beduai
KEBAKARAN RUMAH - Kebakaran rumah warga di Dusun Sei Batu Karang, Desa Mawang Muda, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu 8 April 2026 dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan rumah milik seorang warga lanjut usia dan menyebabkan kerugian materiel puluhan juta rupiah. 

Ringkasan Berita:
  • Korban terbangun setelah mendengar suara api dari arah dapur. Saat diperiksa, api telah merembet ke dinding dapur dan membesar dengan cepat.
  • Menyadari situasi berbahaya, korban segera keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kebakaran melanda satu unit rumah warga di Dusun Sei Batu Karang, Desa Mawang Muda, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu 8 April 2026 dini hari. 

Peristiwa tersebut menghanguskan rumah milik seorang warga lanjut usia dan menyebabkan kerugian materiel puluhan juta rupiah.

Rumah yang terbakar diketahui milik Donatus Deo (59), warga RT 002 RW 000 Dusun Sei Batu Karang. Bangunan rumah berukuran 4 x 6 meter itu ludes dilalap api setelah kobaran api diduga berasal dari sisa bara api di dapur rumah korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula, Selasa 7 April 2026 sekitar pukul 19.00 WIB saat korban memasak menggunakan kayu bakar di dapur rumahnya. 

Setelah selesai memasak sekitar pukul 22.00 WIB, korban makan malam dan langsung beristirahat tanpa memastikan bara api benar-benar padam.

Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, korban terbangun setelah mendengar suara api dari arah dapur. Saat diperiksa, api telah merembet ke dinding dapur dan membesar dengan cepat.

Menyadari situasi berbahaya, korban segera keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Baca juga: Personel Polres Melawi Olah TKP Kebakaran Rumah di Kecamatan Nanga Pinoh dan Ungkap Penyebabnya

Warga Dusun Sei Batu Karang yang mendengar teriakan korban langsung berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya seperti ember dan baskom.

Namun, material bangunan yang mudah terbakar serta cepatnya penyebaran api membuat kobaran api tidak dapat dikendalikan.

Api terus membesar hingga menjalar ke bagian atap dan seluruh bangunan rumah. Upaya pemadaman secara manual tidak mampu menghentikan amukan si jago merah hingga akhirnya rumah tersebut hangus terbakar.

Api baru benar-benar padam sekitar pukul 10.00 WIB setelah seluruh bangunan rata dengan tanah.

Kapolsek Beduai AKP Heri Tiyana, SH mengatakan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun korban mengalami kerugian materiel yang diperkirakan mencapai Rp25 juta, termasuk dokumen penting kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga yang turut terbakar.

“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kebakaran diduga akibat bara api sisa memasak menggunakan kayu bakar yang tidak sepenuhnya dipadamkan. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan api terbuka, terutama sebelum beristirahat malam,” ujar AKP Heri Tiyana.

Kapolsek juga menjelaskan bahwa pihak Polsek Beduai baru menerima informasi kejadian sekitar pukul 12.00 WIB pada hari yang sama. Hal ini disebabkan wilayah Dusun Sei Batu Karang merupakan daerah blank spot tanpa jaringan telepon seluler serta akses menuju lokasi hanya berupa jalan setapak yang tidak dapat dilalui kendaraan bermotor.

Pihak kepolisian bersama masyarakat setempat kemudian melakukan pengecekan lokasi kebakaran sekaligus memberikan imbauan kamtibmas guna mencegah kejadian serupa terulang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved