Petir Sambar Pemancing di Nanga Tayap, Satu Tewas Dua Dirawat

Sementara itu, dua korban selamat yakni Mustakim dan Munawer, kini berangsur pulih setelah sempat mengalami kondisi kritis akibat sambaran petir.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
EVAKUASI KORBAN - Suasana di halaman UGD Puskesmas Nanga Tayap dipadati warga saat korban sambaran petir dievakuasi, Minggu 29 Maret 2026. Petugas medis dibantu masyarakat bergerak cepat memberikan pertolongan kepada korban. 
Ringkasan Berita:
  • Kapolsek Nanga Tayap AKP Bagus Tri Baskoro, mewakili Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, membenarkan adanya insiden tersebut.
  • Ia menjelaskan, saat kejadian para korban berada di lokasi terbuka di pinggir sungai ketika hujan disertai petir tiba-tiba turun.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Seorang warga meninggal dunia dan dua lainnya terluka setelah tersambar petir saat memancing di Sungai Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu 29 Maret 2026 sore.  

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.45 WIB itu menewaskan satu orang, sementara dua lainnya sempat tak sadarkan diri dan kini menjalani perawatan di Puskesmas setempat.

Kapolsek Nanga Tayap AKP Bagus Tri Baskoro, mewakili Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, membenarkan adanya insiden tersebut.

Ia menjelaskan, saat kejadian para korban berada di lokasi terbuka di pinggir sungai ketika hujan disertai petir tiba-tiba turun.

"Empat orang saat itu sedang memancing. Tiga orang terdampak sambaran petir, satu di antaranya meninggal dunia, sementara dua lainnya berhasil diselamatkan dan saat ini dirawat," jelasnya saat dikonfirmasi, Senin 30 Maret 2026. 

Kabupaten Ketapang: Dari Kendawangan hingga Delta Pawan, Luas Setiap Kecamatan

Korban meninggal dunia diketahui bernama SN, warga Dusun Tambang Kayung, Desa Nanga Tayap.

Sementara itu, dua korban selamat yakni Mustakim dan Munawer, kini berangsur pulih setelah sempat mengalami kondisi kritis akibat sambaran petir.

Keterangan dari pihak keluarga menyebutkan, saat kejadian ketiga korban langsung terjatuh dan tak sadarkan diri, sementara satu orang lainnya yang berada di lokasi yang sama tidak mengalami dampak langsung.

"Awalnya mereka semua pingsan, tapi dua orang sudah sadar dan sekarang dirawat. Satu orang tidak tertolong," ungkap Jailani, kerabat korban.

Saat ini, aparat kepolisian bersama tenaga medis masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan kronologi kejadian, sekaligus memastikan kondisi korban yang selamat terus membaik. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved