Polda Kalbar
Api Menyala di Atas Pasir Desa Ujung Pandang Bunut Hilir, Polisi Larang Warga Mendekati Lokasi
Kami melarang agar masyarakat tidak mendekat lokasi tersebut, karena berbahaya, sehingga harus kami larang dan dipasang dengan police line
Tayang:
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
Humas Polsek Bunut Hilir
GARIS POLISI - Polsek Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, saat memasang tali police line di lokasi ditemukan lokasi fenomena alam, di Desa Ujung Pandang, Kecamatan Bunut Hilir, Senin 23 Maret 2026 sekira pukul 20.00 WIB malam. Melarang agar masyarakat tidak mendekat lokasi tersebut, karena berbahaya, sehingga harus kami larang dan dipasang dengan police line
Ringkasan Berita:
- Dijelaskan juga, fenomena ini merupakan api abadi atau eternal flame, disebabkan oleh gas metana, yang keluar dari dalam tanah.
- Jadi kalau menurut refrensi, di daerah berpasir, gas metana ini dapat keluar ke permukaan tanah, melalui celah pasir, dan terbakar ketika terkena panas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Warga Desa Ujung Pandang, Kecamatan Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, dihebohkan fenomena alam, yaitu api yang bisa menyala di atas pasir, diduga disebabkan oleh gas mengalir dari tanah.
Kejadian tersebut tepatnya di karangan pasir tepian sungai Kapuas, di Desa Ujung Pandang tersebut, yang diketahui pada saat malam hari, pada Senin 23 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WIB.
Kepala Desa Ujung Pandang, Kecamatan Bunut Hilir, Mohtarudin menyampaikan kejadian penomena alam seperti itu, merupakan pertama kali di desanya tersebut.
"Sudah kami laporkan ke pihak kepolisian, dan tadi malam Polsek Bunut Hilir, langsung ke lokasi dan memasang police line," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Selasa 24 Maret 2026.
Kades juga tidak bisa memastikan, kejadian penomena alam tersebut disebabkan oleh apa.
"Menurut refrensi yang saya ketahui di kondisi ini sering ditemukan persisir sungai, termasuk di Kalimantan itu sendiri," ucapnya.
Dijelaskan juga, fenomena ini merupakan api abadi atau eternal flame, disebabkan oleh gas metana, yang keluar dari dalam tanah.
"Jadi kalau menurut refrensi, di daerah berpasir, gas metana ini dapat keluar ke permukaan tanah, melalui celah pasir, dan terbakar ketika terkena panas," ungkapnya.
Baca juga: Mengenal Penyebaran Desa dan Luas Kecamatan Bunut Hilir di Kapuas Hulu
Kapolsek Bunut Hilir, Iptu Yadi Rustandi, menyampaikan tadi malam anggota sudah memasang police line di lokasi kejadian."Kami melarang agar masyarakat tidak mendekat lokasi tersebut, karena berbahaya, sehingga harus kami larang dan dipasang dengan police line," ujarnya kepada Tribun Pontianak.
Kapolsek mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak mengali lokasi kejadian, membuang potong rokok sembarangan, dan tidak menghidupkan api di lokasi.
"Kita terus melakukan antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga kita bersepakat untuk memasang police line dan melarang warga mendekati lokasi itu," ungkapnya.
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Berita Terkait: #Polda Kalbar
| Polres Singkawang Patroli Perintis Presisi, Mediasi Keributan Warga hingga Antisipasi Balap Liar |
|
|---|
| Tingkatkan Kemampuan Fungsi Teknis, Polres Sekadau Dorong Pelayanan Lalu Lintas Lebih Humanis |
|
|---|
| Patroli Siang Humanis, Polsek Sengah Temila Ajak Warga Sukseskan Pekarangan Pangan Bergizi |
|
|---|
| Patroli Dialogis Enggang Timur Sambangi Warga dan Penjaga Malam Sampaikan Pesan Kamtibmas |
|
|---|
| Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Singkawang Dekatkan Layanan 110 kepada Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bunut-api-menyala.jpg)