Imlek dan Cap Go Meh 2026

Festival Cap Go Meh di Pemangkat Tahun Ini Tanpa Arakan Tatung

Jongket bilang, pawai Cap Go Meh di Pemangkat tahun ini tidak digelar. Perayaan Imlek dan cap go meh akan difokuskan di dalam lingkungan

Tayang:
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
CAP GO MEH - Suasana arakan tatung festival Cap Go Meh di Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalbar. Sejumlah Tatung berjalan mengelilingi beberapa ruas jalan di Pemangkat. Sementara itu warga memadati area pawai untuk melihat keseruan pawai Tatung pada Cap Go Meh tahun 2025 lalu. 
Ringkasan Berita:
  • Perayaan imlek dan cap go meh yang bertepatan dengan bulan Ramadan, akan dipusatkan di dalam lingkungan Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pemangkat.
  • Pengurus Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pemangkat memastikan pawai Cap Go Meh tahun 2026 di Pemangkat tidak dilaksanakan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Festival Cap Go Meh 2026 di Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, tahun ini akan digelar tanpa pawai dan arakan tatung, Kamis 26 Februari 2026.

Perayaan imlek dan cap go meh yang bertepatan dengan bulan Ramadan, akan dipusatkan di dalam lingkungan Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pemangkat.

Pengurus Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pemangkat memastikan pawai Cap Go Meh tahun 2026 di Pemangkat tidak dilaksanakan.

Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan suasana bulan suci Ramadan serta komitmen dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan situasi yang kondusif di Kabupaten Sambas.

Pengurus Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pemangkat, Jongket mengungkapkan, dalam suasana bulan suci Ramadan pihaknya turut mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat muslim.

Wabup Sambas Heroaldi Serahkan Hibah Rp 290 Juta untuk 5 Masjid di Jawai

Jongket bilang, pawai Cap Go Meh di Pemangkat tahun ini tidak digelar. Perayaan Imlek dan cap go meh akan difokuskan di dalam lingkungan vihara dengan suasana yang lebih khidmat dan sederhana.

“Perayaan Cap Go Meh tahun ini akan dilaksanakan di dalam lingkungan vihara Tri Dharma Bumi Raya Pemangkat secara sederhana tanpa ada pawai,” ujarnya.

Dia menambahkan, keputusan itu telah melalui pertimbangan yang matang dengan memperhatikan situasi dan kondisi saat ini. Bersamaan dengan itu sebagai langkah menjaga keamanan dan ketertiban.

Dia menilai, makna cap go meh akan tetap terjaga melalui pelaksanaan kegiatan yang sederhana dan penuh kekhidmatan.

Pengurus Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pemangkat juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Sambas, TNI, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pemerintah Daerah, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kerja sama.

“Semoga situasi yang aman dan kondusif di Pemangkat dan Kabupaten Sambas senantiasa terpelihara,” ucap Jongket. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved