Masyarakat Sambas Ternyata Gemar Habiskan Uang dengan Cara Ini, BPS Beberkan Hasil Survei

Setelah makanan jadi sebagai pengeluaran terbesar masyarakat Sambas, berikutnya disusul beras, ikan-ikan dan rokok.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sambas Mochamad Su'udi. Dia mengungkapkan, pola konsumsi masyarakat Sambas terbesar dipengaruhi makanan jadi, Minggu 15 Februari 2026. Tribun Imam. 

Ringkasan Berita:
  • BPS mencatat biaya pengeluaran konsumsi terbesar masyarakat Sambas adalah makanan jadi.
  • Setelah makanan jadi sebagai pengeluaran terbesar masyarakat Sambas, berikutnya disusul beras, ikan-ikan dan rokok sebagai tiga indikator terbesar pengeluaran.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Masyarakat Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat ternyata tidak bisa lepas dari makanan jadi.

Hal itu dibuktikan dengan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sambas.

BPS mencatat biaya pengeluaran konsumsi terbesar masyarakat Sambas adalah makanan jadi.

Setelah makanan jadi sebagai pengeluaran terbesar masyarakat Sambas, berikutnya disusul beras, ikan-ikan dan rokok sebagai tiga indikator terbesar pengeluaran.

Kepala BPS Kabupaten Sambas Muchammad Su'udi mengungkapkan, pola konsumsi masyarakat Sambas terbesar dari makanan jadi.

"Dari sisi pola konsumsi, untuk di Sambas agak unik ya, berbeda dengan kabupaten kota lainnya. Karena memang survei kita ini terjadi di bulan Februari sama Maret," kata Su'udi.

Su'udi menjelaskan, hal ini terjadi karena dalam rentang periode Februari hingga Maret masyarakat Sambas menggelar tradisi Sa'banan .

"Ini berkenaan dengan budaya yang ada di Sambas, Sa'banan. Ini agak masif. Jadi kita sendiri agak kesulitan membedakan rutinitas pengeluarannya," imbuhnya.

"Sementara dicampur dengan ada Sa'ban ini. Makanya pola konsumsi kita itu yang tinggi adalah nantinya itu makanan jadi," tambahnya.

BPS Mencatat Pengeluaran Konsumsi Terbesar Warga Sambas Beli Makanan Jadi 

Dia menerangkan, sebab itu lah hasil survei BPS Sambas menemukan pola konsumsi terbesar masyarakat Sambas adalah faktor makanan jadi.

"Karena Sa'banan itu dianggap juga sebagai makanan jadi juga," katanya.

Dia melanjutkan, berikutnya pengeluaran terbesar disusul beras, ikan-ikanan, dan rokok.

"Kemudian nanti ada pengeluaran beras, yang nomor dua. Nomor tiga itu kalau nggak salah itu ikan-ikanan, keempat baru rokok," ujarnya.

Sementara, kata dia, kalau di kabupaten lain atau Provinsi Kalbar itu, pengeluaran pertama itu beras dan kedua itu rokok. 

"Ini masalah itu. Kalau kita pengeluaran untuk kemiskinan, ini kan rujukannya dengan menggunakan pendekatan kalori, 2.100 kilo kalori yang dikonversi ke uang," jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved