Puskesmas Jongkong Angkat Bicara, Warga Dusun Penolat Minta Pemerintah Perhatian Jalan dan Kesehatan
Puskesmas, Polsek, Koramil dan Kecamatan, telah melakukan pertemuan dengan keluarga yang menandu seorang warga yang sakit
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Dalam pertemuan tersebut, pihak Puskesmas Kecamatan Jongkong, mengklarifikasi terkait pernyataan keluarga pasien, yang menyebutkan pihak Puskesmas tidak mau datang untuk mengobati warga yang sakit tersebu.
- Perwakilan Puskesmas Jongkong, dr Dasmiati Olfah menyampaikan pada dasarnya pihak Puskesmas tidak keberatan untuk datang mengobati warga yang sakit ke Dusun Penolat Desa Joki Tengah, akan tetapi mengingat kondisi pasien memerlukan perawatan, dan tindakan secepatnya, seperti pemasangan infus.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Pihak Forkompincam di Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu, seperti Puskesmas, Polsek, Koramil dan Kecamatan, telah melakukan pertemuan dengan keluarga yang menandu seorang warga yang sakit di Dusun Penolat Desa Joki Tengah, Selasa 10 Februari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Puskesmas Kecamatan Jongkong, mengklarifikasi terkait pernyataan keluarga pasien, yang menyebutkan pihak Puskesmas tidak mau datang untuk mengobati warga yang sakit tersebut, sehingga harus ditandu jalan kaki menuju ibukota kecamatan.
Perwakilan Puskesmas Jongkong, dr Dasmiati Olfah menyampaikan pada dasarnya pihak Puskesmas tidak keberatan untuk datang mengobati warga yang sakit ke Dusun Penolat Desa Joki Tengah, akan tetapi mengingat kondisi pasien memerlukan perawatan, dan tindakan secepatnya, seperti pemasangan infus.
"Dimana pasien mengeluh mual, muntah dan lemas, karena apabila petugas yang turun, dengan diantar dan dijemput, sementara jalan yang rusak, sehingga membutuhkan waktu yang lama, sehingga disarankan agar pasien segera dibawa ke Puskesmas, untuk perawatan lebih lanjut," ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan keluarga pasien yang sakit dari Dusun Penolat Desa Joki Tengah, Hapson menyampaikan, terkait pemberitaan beberapa atau informasi yang beredar waktu lalu, tidak ada niat menyingung pihak Puskesmas dan pihak-pihak lainnya.
"Ini semua adalah keinginan kami agar pemerintah bisa memperhatikan kondisi ruas jalan dari Dusun Penolat Desa Joki Tengah ke Ibukota Kecamatan, yang rusak parah, dan kesehatan," ungkapnya.
Baca juga: Bupati Kapuas Hulu Ingatkan Dana Desa Tidak Boleh Digunakan Bayar Honor Kepala Desa & Perangkat Desa
Sebelumnya, Warga Dusun Penolat, Desa Joki Tengah, Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, harus jalan kaki memikul tandu orang sakit menuju ke Puskesmas ibukota kecamatan, Minggu 8 Februari 2026.
Dimana kondisi musim kemarau saat ini warga Dusun Penolat Desa Joki Tengah tersebut, sangat sulit untuk mengakses ke ibukota kecamatan, karena kondisi jalan rusak parah.
Sementara jalur sungai saat ini kondisi sudah kering, sehingga terpaksa jalur darat dengan kondisi ruas jalan yang rusak parah.
Kondisi tersebut sudah pernah dan sering disampaikan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu dan anggota DPRD, namun semuanya tidak sanggup, dengan alasan anggaran terbatas.
Pihak keluarga juga telah berusaha dengan maksimal mungkin, meminta agar petugas kesehatan di Puskesmas bisa datang ke Dusun Penolat Desa Joki Tengah, untuk memberikan pengobatan.
Namun permintaan tersebut, dikabulkan oleh pihak Puskesmas, sehingga terpaksa membawa pasien ke ibukota kecamatan, dengan jalan kaki menandu perjalan kurang lebih 2 jam.
Abson berharap pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu, harus memperhatikan kondisi kesulitan warga Dusun Penolat Desa Joki Tengah Jongkong. "Kami butuh bantuan untuk memperbaiki jalan dan tenaga kesehatan," ungkapnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Wabup Mempawah Tinjau Tambang Galian C di Peniraman, Tekankan Tata Kelola dan Kelestarian Lingkungan |
|
|---|
| Erlina: Perempuan Harus Maksimal Isi Perjuangan Kartini dengan Profesionalisme |
|
|---|
| Gerebek Kamar Kost di Sungai Pinyuh, Polisi Amankan Pria dengan Sabu 112 Gram dan 59 Butir Ekstasi |
|
|---|
| Adu Banteng Motor vs Pickup, Pelajar di Kapuas Hulu Meninggal Dunia |
|
|---|
| Awas! 213 Kasus Suspek DBD di Mempawah, Capai 213 Hingga Minggu ke-15 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Pihak-Forkompincam-di-Kecamatan-Jongkong.jpg)