Warga Sambas Respon Gentengisasi Prabowo, Lebih Baik Perluas Sasaran Rumah Layak Huni
"Alangkah baiknya anggaran itu digunakan ke bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan publik yang lebih dasar," imbuhnya.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Walaupun ia menyambut positif, tapi menurutnya program ini belum prioritas dilakukan saat ini karena kondisi ekonomi warga dan keuangan negara yang masih efesiensi.
- Dia menilai, pemerintah semestinya mengalokasi anggaran ke sektor-sektor penting seperti pendidikan, kesehatan maupun peningkatan layanan publik.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Presiden Prabowo mengusulkan program Gentengisasi yang akan menyasar rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng. Pemerintah menggelontorkan 1 Triliun Rupiah untuk realisasi program itu, Rabu 4 Februari 2026.
Program Gentengisasi yang diusulkan Prabowo mendapat tanggapan masyarakat Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Salah satu warga Faisal mengaku menyambut positif rencana itu.
"Menurut saya program gentengisasi ini baik, Presiden ingin menyediakan suasana rumah menurut estetika dan berdasarkan kenyamanan warganya," kata Faisal, Rabu 4 Februari 2026.
Walaupun ia menyambut positif, tapi menurutnya program ini belum prioritas dilakukan saat ini karena kondisi ekonomi warga dan keuangan negara yang masih efesiensi.
• Pengelola Wisata Temukan Sampah Plastik Kotori Danau Sebedang Sambas
"Tapi cukup disayang, dengan adanya program ini kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih lemah, serta banyaknya pemangkasan anggaran daerah," katanya.
Dia menilai, pemerintah semestinya mengalokasi anggaran ke sektor-sektor penting seperti pendidikan, kesehatan maupun peningkatan layanan publik.
"Alangkah baiknya anggaran itu digunakan ke bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan publik yang lebih dasar," imbuhnya.
Dia juga menyebut, kondisi saat ini warga yang masih menggunakan atap seng di rumahnya masih merasakan kenyamanan.
"Karena saat ini, kami sebagai masyarakat yang telah gunakan atap seng sudah lama, sudah terbiasa dan ramah lingkungan, walau agak harga mahal," imbuhnya.
Dia menegaskan, program gentengisasi belum prioritas lantaran masih banyak warga miskin yang memerlukan rumah layak.
"Program ini belum urgen untuk saat ini, lebih baik dialihkan ke program rumah layak huni. Karena masih ada 9,9 juta KK yanh belum punya rumah sendiri, menurut data Kemenko Infrastruktur," katanya.
Dia menambahkan, bila program ini tetap berjalan maka kondisi di Kabupaten Sambas memerlukan biaya besar untuk mendatangkan genteng ke daerah.
"Kalau untuk di Sambas program ini akan menambah biaya karena perlu mendatangkan genteng dari luar daerah. Ini akan sulit dilaksanakan karena kurangnya tenaga ahli pemasangan genteng," ucapnya.
Menurutnya, akan ada tantangan besar yang dihadapi ketika eksekusi program itu. Lebih baik, kata dia, pemerintah memperluas sasaran program rumah layak huni untuk keluarga miskin ekstrim.
"Lebih baik program yang ada rumah layak huni dipercepat dan diperluas sasarannya, seperti program BSPS," tuturnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Warga Sambas
Rumah Layak Huni
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Rabu 4 Februari 2026
Sambas
Kalimantan Barat
Kalbar
| Jelang Hari Libur, Destinasi Wisata Alami Kopisan Kota Singkawang Mulai Meningkat |
|
|---|
| Flying Fox Pertama di Alami Kopisan Kota Singkawang, Jadi Pilihan Favorit Pengunjung |
|
|---|
| Destinasi Wisata Baru di Kota Singkawang, Alami Kopisan Hadirkan Berbagai Wahana Permainan |
|
|---|
| Dipadati Warga Setiap Hari, Taman Kota Ketapang Jadi Tempat Bersantai hingga Olahraga |
|
|---|
| Novotel Pontianak Catat Okupansi Capai 90 Persen Selama AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Warga-Kabupaten-Sambas234qwed.jpg)