Lurah Nyarumkop Tanggapi Keluhan Pengunjung di Agro Eduwisata Sawah

Sebab, banyak yang mengeluh disaat pengunjung datang dan masuk ke kawasan wisata, sayangnya disaat jam-jam tertentu tempat duduk penuh.

Tayang:
Penulis: Widad Ardina | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
AGRO WISATA - Kawasan Agro-eduwisata Sawah, Nyarumkop, Singkawang Timur, Kota Singkawang, Kalbar. Menanggapi hal tersebut, Lurah Nyarumkop, Mahmudi Febrianto, menanggapi kritikan atau masukan terhadap Saung Timur. 
Ringkasan Berita:
  • Menanggapi hal tersebut, Lurah Nyarumkop, Mahmudi Febrianto, menanggapi kritikan atau masukan terhadap Saung Timur.
  • Ia menerangkan kawasan agroeduwisata memiliki dengan luasan kawasan 45 hektar meliputi 3 kelompok Tani yang tergabung dalam pengelolaan agroeduwisata Nyarumkop, Saung Timur.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Beredar di media sosial terkait keluhan pengunjung mengenai Agro-eduwisata Sawah, Nyarumkop, Singkawang Timur, Kota Singkawang, Kalbar.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Nyarumkop, Mahmudi Febrianto, menanggapi kritikan atau masukan terhadap Saung Timur.

Sebelumnya ia,  mengucapkan terimakasih atas kritikan yang membangun tersebut.

"Ini yang kami perlukan dalam pengembangan Agroeduwisata Nyarumkop secara Khusus Saung Timur tentu saran dan masukan yang membangun," katanya, saat dihubungi pada Senin 26 Januari 2026.

Ia menerangkan kawasan agroeduwisata memiliki dengan luasan kawasan 45 hektar meliputi 3 kelompok Tani yang tergabung dalam pengelolaan agroeduwisata Nyarumkop, Saung Timur.

"Merupakan pengembangan pertama dan berlanjut ke perencanaan berikutnya," ucapnya.

Jelang Bulan Suci Ramadan 2026 di Singkawang, Disdikbud Akan Gelar Lomba Khataman Quran dan Belarak

Menurutnya untuk mengembangkan wisata alam ini  memerlukan keterlibatan banyak pihak.

Tak hanya itu, ia juga menambahkan terkait keluhan terhadap petugas parkir di kawasan wisata.

Sebab, banyak yang mengeluh disaat pengunjung datang dan masuk ke kawasan wisata, sayangnya disaat jam-jam tertentu tempat duduk penuh. 

Karena keterbatasan tempat inilah, sehingga banyak yang merasa dirugikan karena sudah membayar parkir namun tidak dapat tempat untuk menikmati suasana di kawasan tersebut.

"Kalau petugas parkir, sudah kita ingatkan juga apabila penuh untuk disampaikan ke pengunjung kalau di dalam sudah penuh," ucapnya.

Maka, ia menyampaikan untuk keterbatasan tempat ini akan segera diperbaiki dan akan dilakukan percepatan pengembangan di kawasan itu.

"Keterbatasan tempat itu yang akan kita akan carikan solusi, salah satunya mempercepat pengembangan kawasan, keduanya untuk tempat duduk dan istirahat pengunjung," tutupnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved