Warga Sambas Beli LPG Melon di Warung 30-35 Ribu Rupiah
Astrid megungkapkan, harga tersebut sudah berlangsung sejak Desember 2025 hingga Januari 2026 ini. Menurutnya harga itu relatif masih mahal.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Harga LPG itu didapat warga setelah mencari-cari ke sejumlah warung di Sambas. Tak setiap warung tersedia tabung gas yang stok nya berisi.
- Astrid megungkapkan, harga tersebut sudah berlangsung sejak Desember 2025 hingga Januari 2026 ini. Menurutnya harga itu relatif masih mahal.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Warga Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, membeli Gas LPG bersubsidi tiga kilogram dengan harga berkisar 30 hingga 35 Ribu Rupiah, Kamis 8 Januari 2026.
Harga LPG itu didapat warga setelah mencari-cari ke sejumlah warung di Sambas. Tak setiap warung tersedia tabung gas yang stok nya berisi.
Salah satu warga Sambas Astrid, ketika ditemui mengatakan harga gas LPG melon dibeli seharga 30 ribu hingga 35 ribu Rupiah di warung-warung.
“Saat ini harga gas Lpg sekitar 30 ribu sampai 35 ribu Rupiah, saya belinya di warung,” ungkap Astrid, Kamis 8 Januari 2026.
Astrid megungkapkan, harga tersebut sudah berlangsung sejak Desember 2025 hingga Januari 2026 ini. Menurutnya harga itu relatif masih mahal.
• Tim SAR Gabungan Tutup Pencarian Kakek Hilang di Sajingan Setelah 7 Hari Operasi
"Masih mahal, harga sekitar 30 ribu sudah sejak sekitar Desember 2025 lalu. Sampai saat ini Januari ada yang 35 ribu,” ujar Astrid.
Astrid mengaku, dirinya kerap kali mencari lebih di satu warung untuk mendapatkan gas LPG. Ia menyebut terkadang stok lpg di warung kosong.
“Belinya kadang harus cari-cari dulu di 1-2 warung, di warung yang dekat rumah kadang habis, jadi terpaksa cari di warung lain,” katanya.
Dia bilang, untuk mendapat gas LPG kadang harus mecari hingga ke warung yang ada desa yang lain.
“Kadang itu harus jalan dulu ke arah Senyawan, jadi cari ke warung-warung di sana, kalau saya di Tumuk Manggis itu kadang kosong stoknya,” ujarnya
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Kumindag Kabupaten Sambas Suparno bilang, hasil pantauan ketersediaan stok LPG di sejumlah pangkalan aman.
"Walaikum salam, hasil pantauan kami distribusi masih seperti biasa, lancar, HET belum berubah, di warung pasti cari untung," kata Suparno.
Suparno mengungkapkan, harga HET LPG subsidi di wilayah Sambas sesuai surat keputusan Bupati Sambas rata-rata 20 ribuan Rupiah.
"Harga HET wilayah Sambas sekitar 20 ribuan Rupiah," ucap Suparno.
Sebagai upaya pengawasan dan memastikan harga Gal LPG sesuai dengan HET di tingkat pangkalan, kata dia, pihaknya terus berkoordinasi dengan Camat untuk lakukan monitoring.
"Makasih informasinya, nanti kami akan turun juga, kami juga minta bantu camat dan kades untuk melakukan monitor," ungkapnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Warga Sambas
LPG 3 kg
Sambas
Kalimantan Barat
Kalbar
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kamis 8 Januari 2026
| Polisi Amankan Pria 58 Tahun di Tumbang Titi, 13 Paket Sabu Seberat 5,92 Gram Disita |
|
|---|
| Konten Hoaks Penampakan Kuyang, Kepala Desa Kartiasa Harap Tak Terulang |
|
|---|
| Persiapan Haji Pontianak Hampir Rampung, Jemaah Diimbau Fokus Jaga Kesehatan |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Sambas Hari Ini! Pengendara Motor Tewas di Tempat Kejadian |
|
|---|
| Persiapan Job Fit JPTP di Lingkungan Kapuas Hulu, Ini Jabatan di Uji Kompetensi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/aat-mengantri-membeli-gas-LPG-3-Kg-d.jpg)