Potensi Gelombang Tinggi Capai 2 Meter, BPBD Sambas Imbau Nelayan Sambas Waspada

Alwindo menjelaskan, isi imbauan yang diterbitkan diantaranya meminta nelayan di wilayah pesisir waspada saat melaut lantaran potensi

Tayang:
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
ISTIMEWA/Dok. Kompas.com
GELOMBANG TINGGI - Ilustrasi. Peringatan dini dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat, potensi gelombang tinggi terjadi di perairan Sambas, Kalbar, Kamis 1 Januari 2026. 
Ringkasan Berita:
  • BMKG Kalbar memperkirakan terjadinya gelombang tinggi mencapai 1.25 hingga 2.5 meter sehingga beresiko terhadap keselamatan pelayaran.
  • Menanggapi peringatan dini itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas menerbitkan imbauan antisipasi kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Peringatan dini dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat, potensi gelombang tinggi terjadi di perairan Sambas, Kalbar, Kamis 1 Januari 2026.

BMKG Kalbar memperkirakan terjadinya gelombang tinggi mencapai 1.25 hingga 2.5 meter sehingga beresiko terhadap keselamatan pelayaran.

Menanggapi peringatan dini itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas menerbitkan imbauan antisipasi kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi.

"Pemda Sambas sudah membuat surat himbauan bupati terkait antisipasi dan kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Sambas," kata Kepala BPBD Sambas Alwindo.

Khairul Guru Honorer di Sambas Diangkat PPPK Paruh Waktu, Cerita Pernah Digaji 1 Juta

Alwindo menjelaskan, isi imbauan yang diterbitkan diantaranya meminta nelayan di wilayah pesisir waspada saat melaut lantaran potensi gelombang tinggi.

"Salah satu isinya menghimbau nelayan untuk waspada dalam menjalankan aktivitas di laut terutama di daerah berpotensi gelombang tinggi," ungkapnya.

Tak hanya itu, kata dia, upaya yang dilakukan Pemda Sambas seperti kegiatan sosialisasi mitigasi bencana, koordinasi dan pemantauan secara terus menerus terhadap tinggi muka air terutama di daerah rawan bencana dan peringatan dini lainnya.

"Selalu berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau iklim dan cuaca terhadap potensi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Sambas," tegasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved