Ribuan Tenaga Honorer di Sambas Terima SK PPPK Paruh Waktu

Satono bilang, hari ini seluruh PPPK paruh waktu telah menerima SK yang menjadi buah dari perjuangan dan ikhtiar selama pengabdian

Tayang:
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Imam Maksum
TERIMA SK - Bupati Sambas Satono menyerahkan secara simbolis SK pengangkatan PPPK paruh waktu di halaman Kantor Bupati Sambas. Sebanyak 3233 orang honorer diangkat menjadi PPPK paruh waktu di Kabupaten Sambas, Selasa 30 Desember 2025. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Sambas Satono mengatakan, proses pengangkatan kepada 3233 orang PPPK paruh waktu telah melalui mekanisme dan regulasi yang telah diatur sesuai Undang-undang.
  • Satono menyebutkan, bahwa kuota yang disediakan untuk Pemkab Sambas sebanyak 3265 formasi PPPK paruh waktu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas Satono menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 3233 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Selasa 30 Desember 2025.

Penyerahan SK PPPK paruh waktu dilakukan secara simbolis kepada perwakilan yang telah ditunjuk. Prosesi itu juga ditandai dengan apel yang dipimpin Bupati Sambas Satono.

Seluruh penerima SK hadir sebagai peserta apel mengenakan pakaian Korpri. Apel berlangsung khidmat digelar di halaman Kantor Bupati Sambas.

Bupati Sambas Satono mengatakan, proses pengangkatan kepada 3233 orang PPPK paruh waktu telah melalui mekanisme dan regulasi yang telah diatur sesuai Undang-undang.

Bupati Sambas Satono Serahkan 1034 Unit Alsintan Bantuan Pemerintah

"Bahwa pengangkatan PPPK paruh waktu telah sesuai dengan regulasi Permenpan RB nomor 16 tahun 2025," ungkap Bupati Sambas Satono.

Satono menyebutkan, bahwa kuota yang disediakan untuk Pemkab Sambas sebanyak 3265 formasi PPPK paruh waktu. 

Namun seiring berjalannya waktu terdapat lebih 30 orang yang tidak memenuhi syarat (TMS).

"Ada sebanyak 3265 formasi diberikan pemerintah untuk Kabupaten Sambas. Ada 30 lebih orang tidak memenuhi syarat atau TMS, di dalam perjalanannya," ucap Satono.

Satono bilang, hari ini seluruh PPPK paruh waktu telah menerima SK yang menjadi buah dari perjuangan dan ikhtiar selama pengabdian yang diberikan.

"SK yang akan bapak dan ibu terima bukan bimsalabim tetapi penuh proses perjuangan panjang. Bukan hanya dari mengurus SKCK, bapak ibu, perjalanan yang panjang inilah kita sebagai orang beriman, beragama, patut kita bersyukur," tuturnya.

Sebab itu, Satono menekankan pentingnya seluruh PPPK paruh waktu untuk terus bersyukur terhadap pencapaian yang telah didapat.

"Saya meminjam kitab sebuah karya besar Imam Al Ghazali yang mengatakan hati manusia terbagi menjadi tiga, ada hati yang sakit, ada hati yang mati dan ada mati yang sehat," katanya.

Satono menyebut, hati yang sehat itu hati yang selalu bersyukur. Sebagai seorang manusia beriman maka setiap orang percaya dengan takdir yang telah di tentukan.

"Apapun kondisi kita ketika kita berikhtiar maksimal, berjuang, lalu ending itu adalah takdir. Sebagai orang yang muslim kita percaya dengan iman keenam yakni percaya terhadap qada dan qadar," tegasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved