Korwil SPPG Sambas Respons Video Viral Emak-Emak Protes Menu MBG di SDN 2 Pemangkat

"Terkait dengan berita yang sedang beredar di Pemangkat, kami dari Korwil Kabupaten Sambas sudah melakukan mitigasi terkait kejadian tersebut

|
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
PROTES EMAK-EMAK - Tangkapan layar video viral emak-emak di SD Negeri 2 Pemangkat memprotes layanan menu MBG. Mereka menganggap menu yang diberikan tidak sesuai, Senin 22 Desember 2025. Korwil SPPG Kabupaten Sambas menemukan kesalahan dari mitra penyedia MBG di SDN 2 Pemangkat. 
Ringkasan Berita:
  • Suasana SDN 2 Pemangkat yang beralamat di Jalan Pendidikan, Desa Pemangkat Kota, Kecamatan Pemangkat, itu mendadak kalut kala emak melayangkan protes MBG.
  • Dzaki membenarkan adanya emak-emak murid sekolah yang protes layanan MBG di SDN 2 Pemangkat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Video viral, puluhan Emak-emak komplain terhadap layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 2 Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Senin 22 Desember 2025.

Dalam video berdurasi singkat itu, puluhan emak-emak memprotes menu yang diberikan kepada anak-anak SD tersebut. Mereka merasa porsinya sedikit dan tidak sesuai.

Suasana SDN 2 Pemangkat yang beralamat di Jalan Pendidikan, Desa Pemangkat Kota, Kecamatan Pemangkat, itu mendadak kalut kala emak melayangkan protes MBG.

Menanggapi kejadian itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Sambas Dzaki mengkonfirmasi kejadian itu. 

Dzaki membenarkan adanya emak-emak murid sekolah yang protes layanan MBG di SDN 2 Pemangkat.

"Terkait dengan berita yang sedang beredar di Pemangkat, kami dari Korwil Kabupaten Sambas sudah melakukan mitigasi terkait kejadian tersebut," ucap Dzaki, Selasa 23 Desember 2025.

Rumah Warga di Dusun Senabah Sambas Terbakar saat Ditinggal Pemiliknya

Dzaki menyebutkan, pihak SPPG dalam hal ini juga sudah melakukan mediasi kepada guru dan orang tua siswa di sekolah tersebut.

Dzaki bilang, pihaknya akan berkoordinasi dengan baik kepada orang tua murid. Pihaknya berkomitmen untuk mengevaluasi pelayanan agar kejadian ini tak terulang kembali.

"Insyallah dapat kami selesaikan secara baik-baik dengan orang tua siswa-siswi dan kedepan kami akan terus melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali," katanya.

Dia mengungkapkan, hasil pendalaman pihaknya menemukan adanya kelalaian pihak yayasan, mitra dan kepala SPPG yang bertugas menyuplai MBG di SDN 2 Pemangkat.

"Mungkin kalau dari saya, tidak ada pembelaan, dikarenakan setelah saya dalami memang kesalahan ada di Yayasan, Mitra, dan Kepala SPPG beserta staffnya," ungkapnya.

Lebih lanjut, Dzaki menerangkan, adapun pelaksanaan MBG selama masa libur sekolah ini memang terus berlangsung dengan skema 2 kali makanan basah dan 4 hari makanan kering.

"Dan proses distribusi makanan ini dilakukan 2 kali dalam satu minggu sesuai dengan kesepakatan dan kesanggupan dari sekolah penerima manfaat," ujarnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved