Prajurit TNI Ajari Warga Putussibau Utara Buat Kompos Tanaman 

Prajurit TNI AD Kodim 1206 Putussibau membagikan cara untuk membuat kompos sebagai media tanam, di wilayah Kecamatan Putussibau Utara.

Tayang:
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Sahirul Hakim
PUPUK KOMPOS - Prajurit TNI Kodim 1206 Putussibau, saat memberikan ilmu ke masyarakat binaannya, dalam cara pembuatan kompos sebagai media tanam, untuk ketahanan pangan, di wilayah Kecamatan Putussibau Utara, Jumat 12 Desember 2025. 
Ringkasan Berita:
  • Babinsa Koramil 06 Putussibau Utara, Kopda Sri Wijayani, menyampaikan apa yang dirinya lakukan adalah dalam rangka untuk membantu masyarakat, untuk bagaimana membuat kompos sebagai media tanam.
  • Dijelaskan Babinsa, dalam proses pembuatan kompos tanaman tersebut, dirinya bersama warga memanfaatkan bahan-bahan organik, yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Prajurit TNI AD Kodim 1206 Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, telah membagikan cara untuk membuat kompos sebagai media tanam, di wilayah Kecamatan Putussibau Utara.

Babinsa Koramil 06 Putussibau Utara, Kopda Sri Wijayani, menyampaikan apa yang dirinya lakukan adalah dalam rangka untuk membantu masyarakat, untuk bagaimana membuat kompos sebagai media tanam.

"Pastinya tujuan kita adalah salah satunya yaitu, untuk ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Putussibau Utara," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Jumat 12 Desember 2025.

Dijelaskan Babinsa, dalam proses pembuatan kompos tanaman tersebut, dirinya bersama warga memanfaatkan bahan-bahan organik, yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.

"Jadi kita menggunakan bahan kompos, dari daun kering, sisa sayuran, dan kotoran ternak. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas media tanam, sehingga produktivitas pertanian warga dapat semakin optimal," ucapnya.

Baca juga: Satlantas Polres Kapuas Hulu Ingatkan Warga Tak Gunakan Knalpot Brong di Malam Tahun Baru 

Sri menyatakan, pembuatan kompos organik ini merupakan salah satu langkah nyata, untuk meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta mendukung keberlanjutan pertanian di wilayah Putussibau Utara.

“Pendampingan ini kami lakukan agar masyarakat dapat menghasilkan kompos yang baik dan siap digunakan sebagai media tanam. Kompos organik lebih ramah lingkungan dan dapat meningkatkan hasil panen, sehingga ketahanan pangan keluarga dapat terjaga,” ungkapnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved