Natal dan Tahun Baru

Stok Bahan Pokok Sembako di Pasar Singkawang Masih Aman dan Stabil

Dedi Irawan, menerangkan bahwa untuk harga bahan pokok sembako tercatat cukup stabil kelang natal.

Penulis: Widad Ardina | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Widad Ardina
HARGA BAPOK - Pasar Beringin Kota Singkawang. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Singkawang, Dedi Irawan, menerangkan bahwa untuk harga bahan pokok sembako tercatat cukup stabil. 
Ringkasan Berita:
  • Berdasarkan data laporan harian, Disperindagkop dan UMK Kota Singkawang mencatat untuk harga telur stabil, yakni berada di harga 33ribu per kilogram.
  • Sedangkan untuk harga cabai rawit merah mengalami kenaikan yang sebelumnya 80ribu menjadi 85ribu perkilo.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Singkawang, Dedi Irawan, menerangkan bahwa untuk harga bahan pokok sembako tercatat cukup stabil.

"Aman, harga tidak ada bergejolak naik, dan untuk stok juga aman," katanya, Jumat 12 Desember 2025.

Berdasarkan data laporan harian, Disperindagkop dan UMK Kota Singkawang mencatat untuk harga telur stabil, yakni berada di harga 33ribu per kilogram.

Sedangkan untuk harga cabai rawit merah mengalami kenaikan yang sebelumnya 80ribu menjadi 85ribu perkilo.

"Yang naik cabe rawit merah, kemungkinan karena faktor cuaca," ucapnya.

Dedi pun menerangkan untuk saat ini, bahan pokok yang mengalami kenaikan ada bawang bombai, yang sebelumnya 20ribu menjadi 22ribu perkilo. Sedangkan harga bawang putih malah mengalami penurunan harga yang sebelumnya 35ribu menjadi 33ribu perkilo.

"Bawang-bawang itu rata-rata produk impor," ungkapnya.

Baca juga: Pemkot Singkawang Kejar Penyerapan Anggaran di Awal 2026, Prioritaskan Penanganan Banjir

Tak hanya itu, untuk komoditas lain seperti kentang juga mengalami kenaikan harga. Harganya yang sebelumnya 18ribu menjadi 20ribu.

"Kentang naik, karena stok dari Jawa belum masuk," ucapnya.

Meski ada beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan, diakui Dedi, kenaikan harga pangan masih terbilang stabil dan tidak mengalami kelonjakan yang cukup tinggi. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved