Bupati Sintang Dukung Rencana Optimalisasi Aset Terbengkalai

“Tentu kita harus ambil langkah dan klasifikasikan. Ada prioritas mana yang agak murah dan agak cepat dikerjakan, sehingga bisa segera

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/AGUS PUJIANTO
BERIKAN DUKUNGAN PENUH - Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang untuk memanfaatkan sejumlah aset daerah yang selama ini terbengkalai. 
Ringkasan Berita:
  • Menurut Bupati, ide awal pemanfaatan aset ini muncul sebagai upaya mencari terobosan baru agar aset tidak hanya menjadi beban pemeliharaan, tetapi dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.
  • Bala menegaskan bahwa rencana pemanfaatan aset tidak bisa dilakukan sekaligus. Pemerintah perlu menetapkan prioritas berdasarkan tingkat urgensi, biaya, dan manfaat yang dapat dihasilkan dalam waktu lebih cepat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang untuk memanfaatkan sejumlah aset daerah yang selama ini terbengkalai.

Rencana ini dinilai strategis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus menghidupkan kembali ruang publik yang selama ini tidak difungsikan.

Menurut Bupati, ide awal pemanfaatan aset ini muncul sebagai upaya mencari terobosan baru agar aset tidak hanya menjadi beban pemeliharaan, tetapi dapat menjadi pusat kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.

“Awalnya kita coba minta orang mengkhayal, memikirkan bagaimana aset yang terbengkalai bisa kita manfaatkan. Dari gedung serbaguna, eks lapter Susilo, hingga dermaga Sungai Ringin—semua harus kita lihat potensinya,” kata Bupati Bala.

Bala menegaskan bahwa rencana pemanfaatan aset tidak bisa dilakukan sekaligus. Pemerintah perlu menetapkan prioritas berdasarkan tingkat urgensi, biaya, dan manfaat yang dapat dihasilkan dalam waktu lebih cepat.

Gedung Serbaguna Bakal Disulap Jadi Taman Budaya dan Ruang Kreatif di Sintang

“Tentu kita harus ambil langkah dan klasifikasikan. Ada prioritas mana yang agak murah dan agak cepat dikerjakan, sehingga bisa segera berjalan dan menghasilkan PAD,” ujar Bala.

Gedung serbaguna menjadi salah satu aset yang dipertimbangkan sebagai prioritas utama karena kondisi bangunan yang masih kokoh dan lokasinya yang strategis.

Meskipun rencana ini dinilai realistis dan bermanfaat dalam jangka panjang, Bupati mengakui bahwa tantangan terbesar adalah kesiapan pendanaan. Perkiraan biaya revitalisasi yang mencapai puluhan miliar menjadi faktor yang harus diperhitungkan secara matang.

“Rencana ini bagus. Tinggal nanti kami bersama-sama berpikir mencari sumber dana,” ucapnya.

Bala memastikan Pemkab akan menjajaki berbagai opsi pendanaan, mulai dari APBD, kolaborasi lintas kementerian, hingga peluang kerja sama dengan pihak ketiga selama tetap memenuhi regulasi.

Ia berharap rencana yang kini sedang dikaji dapat memberi manfaat bagi perekonomian daerah, membuka ruang publik, dan mendukung aktivitas masyarakat.

“Aset daerah tidak boleh dibiarkan tidur. Harus kita manfaatkan agar menjadi nilai tambah bagi masyarakat dan daerah,” tegasnya.

Rencana optimalisasi aset daerah ini dijadwalkan masuk tahapan desain lanjutan setelah kajian teknis rampung. Pemerintah berharap pada 2027 sudah ada langkah konkret pembangunan atau revitalisasi. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved