Wabup Sintang: Brigade Alsintan Jadi Solusi Pemerataan dan Efisiensi Pertanian Modern
Ia menerangkan, brigade alsintan akan dibentuk dari gabungan seluruh kelompok tani di tingkat kecamatan.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menegaskan pentingnya pembentukan Brigade Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) di setiap kecamatan sebagai langkah strategis untuk mewujudkan pertanian modern dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Ronny, sektor pertanian dan perkebunan merupakan salah satu tiket menuju masyarakat sejahtera. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sistem pertanian dengan pendekatan yang lebih terorganisir dan efisien.
“Sektor pertanian dan perkebunan ini salah satu tiket masyarakat sejahtera. Kami berkeinginan di akhir tahun ini sudah terbentuk brigade alsintan di 14 kecamatan,” ujar Ronny.
Ronny menjelaskan, alasan dibentuknya brigade alsintan adalah untuk mengorganisir seluruh alat dan mesin pertanian (alsintan) yang sudah tersebar di berbagai kelompok tani.
“Kalau lebih dari dua ribu kelompok tani masing-masing diberikan alsintan, pemerintah bisa babak belur. Maka kemudian kita coba inventarisir lewat brigade alsintan,” jelasnya.
• Menuju Pertanian Modern Dinas Pertanian Sintang Dorong Generasi Muda Terlibat Lewat Brigade Alsintan
Ia menerangkan, brigade alsintan akan dibentuk dari gabungan seluruh kelompok tani di tingkat kecamatan.
“Misalnya di Kecamatan Dedai atau Kelam, setiap desa memiliki perwakilan yang bergabung dalam brigade kecamatan. Dengan begitu, alsintan bisa saling dimanfaatkan secara bergiliran antar desa,” paparnya.
Ronny juga mencontohkan, satu unit combine harvester (mesin panen padi) mampu mengolah sekitar satu hektare sawah hanya dalam waktu setengah jam.
Karena itu, ia menilai sangat disayangkan jika alat modern seperti itu hanya digunakan oleh satu kelompok tani saja.
“Kenapa tidak difungsikan untuk satu kecamatan? Dengan brigade, penggunaannya bisa diatur dan lebih efisien,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak akan sanggup menyediakan satu unit alat untuk setiap kelompok tani.
Namun, dengan sistem brigade, pemanfaatan alsintan menjadi lebih merata, efektif, dan berkelanjutan.
Melalui pembentukan brigade alsintan di seluruh kecamatan, Pemerintah Kabupaten Sintang berharap produktivitas pertanian semakin meningkat dan petani dapat lebih cepat beradaptasi dengan teknologi pertanian modern. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Wabup Sintang
Wakil Bupati Sintang
Florensius Ronny
Pertanian Modern
Sintang
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kalbar
Kalimantan Barat
Minggu 26 Oktober 2025
| 6 Peristiwa Terpopuler Kalbar! HP Bocah 10 Tahun Dirampas Jambret di Pontianak Selatan |
|
|---|
| Cuaca Kalbar Besok 16 April 2026 di 14 Daerah! Landak, Melawi dan Sintang Waspada Hujan Badai |
|
|---|
| Siap-siap! Puncak Musim Kemarau Kalbar Juni hingga September 2026 |
|
|---|
| Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Pria di Mobil Terparkir Pontianak Kota, Mesin Masih Hidup |
|
|---|
| Sutarmidji Kenang Sosok Prof Thamrin Usman, Rektor Visioner yang Tinggalkan Jejak Besar di Untan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Florensius-Ronny-bersama-Dandim234re.jpg)