Wali Kota Singkawang Tegaskan Silpa Tinggi Harus Dievaluasi

Ia mencontohkan, Silpa dari proses lelang proyek memang sulit dihindari karena adanya selisih pagu dan harga hasil lelang.

Tayang:
Penulis: Widad Ardina | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WIDAD ARDINA
WAWANCARA - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyoroti tingginya sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) dalam APBD Perubahan 2025. Ia menegaskan, Pemkot akan melakukan evaluasi menyeluruh agar ke depan tidak lagi terjadi Silpa dalam jumlah besar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie menyoroti tingginya sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) dalam APBD Perubahan 2025. 

Ia menegaskan, Pemkot akan melakukan evaluasi menyeluruh agar ke depan tidak lagi terjadi Silpa dalam jumlah besar.

“Silpa yang tinggi, misalnya mencapai Rp10 sampai Rp20 miliar, ke depan tidak boleh lagi terjadi. Tahun depan harus kita evaluasi secara menyeluruh,” tegasnya.

Menurutnya, evaluasi akan difokuskan pada dinas-dinas atau bagian yang kerap mengalami Silpa tinggi. 

Wali Kota Singkawang Hadiri Paripurna DPRD, Bahas 3 Raperda dan APBD Perubahan 2025

Ia mencontohkan, Silpa dari proses lelang proyek memang sulit dihindari karena adanya selisih pagu dan harga hasil lelang.

“Kalau soal lelang, misalnya pagunya Rp5 miliar, setelah dilelang hanya Rp4 sekian, itu tidak bisa dihindari. Tapi untuk hal-hal lain seperti gaji pegawai dan sebagainya, mestinya tidak ada Silpa,” jelasnya.

Wali Kota memastikan, hasil evaluasi ini akan menjadi acuan penting untuk perencanaan dan pelaksanaan anggaran tahun 2026.

“Harapan kita di tahun 2026 tidak ada lagi Silpa yang tinggi. Semua program bisa dijalankan dengan baik, tepat waktu, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved