Empat Kali Lakukan Suntik Mata, Hendrawati Rasakan Manfaat JKN
Tanpa adanya jaminan kesehatan, prosedur ini tentu saja memerlukan biaya yang cukup besar sehingga bisa menjadi beban bagi banyak pasien.
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Hendrawati (52), peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang menjalani perawatan di Klinik Eye Center Kota Singkawang, telah menjalani suntik mata sebanyak empat kali untuk mengatasi gangguan penglihatan yang disebabkan oleh komplikasi diabetes.
Prosedur yang cukup mahal ini sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun, sehingga membuat perjuangan Hendrawati dalam mempertahankan kualitas penglihatan menjadi lebih ringan.
Gangguan penglihatan yang dialami Hendrawati bermula dari kaburnya pandangan yang perlahan semakin mengganggu aktivitas sehari-hari.
Sebagai penderita diabetes, ia memahami risiko komplikasi yang mungkin terjadi, tetapi tidak menyangka bahwa matanya akan mengalami kerusakan cukup parah yang disebabkan pembuluh darah yang pecah dan mengganggu saraf matanya.
“Awalnya saya merasa penglihatan buram, tapi saya kira itu hal biasa karena faktor usia yang menyebabkan buramnya penglihatan. Namun lama-kelamaan makin parah sampai saya benar-benar kesulitan melihat dengan jelas,” ujar Hendrawati menceritakan awal mula masalah kesehatannya.
Setelah memeriksakan kondisi matanya ke dokter spesialis mata, Hendrawati mendapatkan diagnosis bahwa pembuluh darah di matanya pecah akibat diabetes, yang kemudian mengganggu saraf penglihatan.
Baca juga: Tenang! BPJS Kesehatan Jamin Layanan Kesehatan Jiwa atau Mental Health
Dokter menyarankan agar ia menjalani suntik mata berkala sebagai salah satu upaya untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan memperbaiki penglihatannya.
“Saya sudah menjalani suntik mata sebanyak empat kali dan ini suntikan terakhir yang saya lakukan, dan alhamdulillah ada perkembangan yang cukup bagus untuk penglihatan saya setelah melakukan suntik mata. Saya merasa sangat terbantu karena semua biaya pengobatan ini ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Dari awal sampai sekarang, saya tidak mengeluarkan biaya sama sekali,” ungkap Hendrawati.
Perawatan di Klinik Eye Center Kota Singkawang menjadi tempat yang tepat bagi Hendrawati dalam mendapatkan layanan kesehatan mata yang dibutuhkan.
Suntikan mata tersebut merupakan salah satu prosedur medis untuk mengatasi diabetic retinopathy atau gangguan retina akibat diabetes.
Tanpa adanya jaminan kesehatan, prosedur ini tentu saja memerlukan biaya yang cukup besar sehingga bisa menjadi beban bagi banyak pasien.
Petugas medis di klinik menyampaikan bahwa penanganan dini terhadap gangguan penglihatan sangat penting untuk mencegah risiko kebutaan.
Dalam hal ini, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan memberikan kemudahan akses bagi peserta untuk mendapatkan layanan pemeriksaan dan penanganan oleh dokter spesialis, tanpa harus khawatir terhadap beban biaya pengobatan.
“Perawatan yang saya jalani di sini semuanya berjalan lancar. Tidak ada kendala dalam proses administrasi karena saya menggunakan kartu BPJS Kesehatan saya. Semua pemeriksaan, konsultasi, dan tindakan medis saya dapatkan tanpa ada biaya tambahan, pelayanan di sini juga bagus sekali, petugasnya sangat membantu dan ramah. Saya merasa dihargai peserta program JKN dan tidak ada perbedaan perlakuan dari segi pelayanan,” ujarnya.
"Menurut saya, Program JKN bukan hanya memberikan jaminan layanan kesehatan dasar, tetapi juga mencakup perawatan penyakit kronis dan tindakan medis lanjutan, seperti yang saya alami sendiri. Dengan adanya jaminan ini, saya tidak perlu lagi menunda pengobatan hanya karena terkendala biaya. Saya sangat bersyukur sudah menjadi peserta JKN, dan saya mengajak masyarakat untuk segera mendaftarkan diri agar bisa mendapatkan perlindungan kesehatan yang lengkap dan terjangkau," ujarnya.
Ia menuturkan bahwa dengan menjadi peserta BPJS Kesehatan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap biaya pengobatan.
Ia juga berharap semakin banyak orang dapat merasakan manfaat dari BPJS Kesehatan, karena menurutnya, program ini mampu mengendalikan permasalahan pelayanan kesehatan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. (*)
Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
JKN
BPJS Kesehatan
BPJS
BPJS Kesehatan Cabang Singkawang
Singkawang
Program JKN
Tribun Pontianak
Tribunpontianak.co.id
manfaat JKN
| Kemnaker Beri Diskon 50 Persen Iuran JKK dan JKM untuk Pekerja Informal, Ini Rinciannya |
|
|---|
| Kuota Calon Jemaah Haji Kalbar 2026 Turun, Kemenhaj Imbau Patuhi Aturan |
|
|---|
| Kakan Kemenhaj Pastikan CJH Asal Kota Singkawang Bagian dari Kloter 14 Embarkasi Batam |
|
|---|
| Siswa SMP di Sekadau Panjat Tiang Bendera Saat Upacara, Dapat Penghargaan di Hardiknas 2026 |
|
|---|
| Kenaikan Harga Plastik dan Foam Bebani UMKM, Pedagang Tahan Harga Jual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Hendrawati-52-peserta-Program-Jaminan-Kesehatan-Nasional-JKN.jpg)